oleh

Diduga Ancam Sejumlah Kepsek, Ormas dan LSM Minta Ditertibkan

Ilustrasi
Ilustrasi

Amurang – Belakangan ini ada sejumlah oknum yang mengatasnamakan Lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan pengurus Organisasi, serta Yayasan melakukan pungutan liar kesejumlah organisasi termasuk sekolah. Dimana sebagian yang menjadi korban adalah kepala sekolah. Menghidari terjadinya korban yang lebih banyak, sejumlah elemen masyarakat meminta agar Pemkab Minsel dalam hal ini Kesbangpol melakukan penertiban terhadap sejumlah organisasi yang tidak resmi alias illegal.

” Ada sejumlah oknum yang mengatasnamakan pimpinan organisasi melakukan pemalakan terhadap sejumlah kepala sekolah, dan ini sangat meresahkan masyarakat,” ujar Venti Najoan tokoh masyarakat Minsel.

Najoan meminta agar pemerintah dalam hal ini Kesbangpopl Minsel untuk melakukan penertiban terhadap organisasi yang tidak berinduk. ini perlu untuk menghindari terjadinya penyalagunaan apalagi pemalakan bagi kepala sekolah.

” Ada sejumlah oknum yang mengaku pengurus OKP, Ormas, LSM, dan Yayasan yang datang ke sekolah-sekolah dan melakukan pemalakan terhadap kepsek,” ujarnya.

Bukan itu saja ada oknum yang membuat pernyataan-pernyataan di media padahal hanya untuk meloloskan kepentingan pribadi. Kesbangpol harus melakukan penelusuran terhadap sejumlah organisasi dan oknum yang mengatasnamakan organisasi apakah organisasi memiliki landasan hukum atau sudah terdaftar di Kesbang Minsel atau Provinsi. Selain itu organisasi yang bersangkutan harus ada akta notaris, dan terdaftar di Pengadilan Negeri.

News Feed