oleh

Walikota GSVL : APBD Manado Fokus Tingkatkan Kesejateraan Rakyat

-Manado-48 views

Walikota Manado saat Rakor dengan KPK & pemprov SulutTopikSulut.com,Manado – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Selasa (12/08) menggelar kegiatan yang mengambil tema “Sosialisas Kajian Tentang Penyusunan dan Pelaksanaan APBD Yang Memprioritaskan Kepentingan Rakyat”. Di Ruang Huyula, Kantor Gubernur Sulut. Kegiatan yang dihadiri oleh unsur pimpinan KPK, Adnan Pandu Praja, yang diikuti oleh Bupati/Walikota 15 Kabupaten/Kota Se – Sulut ini, dibuka oleh Gubernur Sulut, DR. SH. Sarundajang.

Saat meresmikan pelaksanaan kegiatan tersebut, Gubernur Sarundajang mengemukakan, “Saya berharapkan kita terlibat aktif, dalam acara tanya jawab, apapun tanyakan kepada KPK. Kunjungan saat ini, sangat sulit dilaksanakan, dengan waktu yang ada di KPK.” Terkait penyusunan APBN/APBD Pro Rakyat, Sarundajang menjelaskan, hal ini berarti APBN/APBD dalam pelaksanannya harus ditunjukan untuk kemakmuran rakyat, bukan untuk kepentingan kelompok, golongan tertentu ataupun pimpianan saja. Pada prinsipnya diarahkan pada kesejahteraan rakyat. “Jika kita berbicara APBD Pro rakyat maka kita akan bicara aspek kebutuhan Rakyat. Dalam pengalaman saya penyusunan APBD, berbagai keinganan harus di tampung, keinginan ataupun kehendak masyarakat. Tapi di satu sisi belanja Pemerintah cukup tinggi, oleh karena itu ini tidak mudah. Mewujutkan APBD pro rakyat bukan hal yang muda. Oleh karena itu mari kita mengelaborasi, kita manfaatkan pertemuan yang sangat penting ini dengan baik,” tandas Sarundajang.

Sementara itu, Walikota Manado, Dr. G.S. Vicky Lumentut dalam sesi tanya jawab memaparkan tingginya angka pertumbuhan penduduk di Kota Manado yang berimplikasi langsung terhadap permintaan lapangan pekerjaan dan asumsi dalam penyusunan APBD. ” APBD Kota Manado untuk tahun 2014 bahkan sejak tahun 2013 sudah menyentuh angka 1 trilyun lebih. Meskipun belanja pegawai masih relatif sedikit lebih tinggi dari belanja modal, tapi kami sudah memfokuskan pada peningkatan kesejahteraan rakyat, sehingga program seperti Universal Coverage atau Jaminan Kesehatan Semesta, Program Berbasis Lingkungan atau PBL Mapalus yang memberi perhatian terhadap pemerataan pembangunan, Rehabiitasi Rumah TInggal, dan Bantuan untuk Pemberdayaan Masyarakat serta Usaha Kecil, termasuk Peningkatan Honor Kepala Lingkungan dan Insentif untuk para tokoh agama, masih menjadi program andalan.”(***)

News Feed