Selasa, Deprov dan TAPD Bahas KUA PPAS Perubahan APBD TA 2017

Sulut130 Dilihat

Topiksulut.com,SULUT – Selasa (08/08) hari ini, DPRD Sulut dijadwalkan lakukan pembahasan KUA dan PPAS perubahan APBD prov Sulut Tahun Anggaran (TA) 2017 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daeah (TAPD). Hal itu sebagaimana tindaklanjut dalam rapat Paripurna dalam rangka penyampaian serta penjelasan gubernur terhadap KUA dan PPAS Perubahan APBD Provinsi Sulut tahun anggaran 2017. Dan usulan dua buah Ranperda tentang perubahan kedua Perda No 7 tahun 2011 tentang pajak daerah serta Ranperda tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulut.

Wakil Gubernur, Steven Kandouw saat menyampaikan penjelasan KUA PPAS Perubahan tahun 2017 dalam rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua Dewan, Andrei Angouw didampingi para wakil pimpinan dewan, Vreeke Runtu, Marthen Manopo dan Wenny Lumentut.

Baca juga:  Gubenur Olly Terima Penghargaan Akselerator Entas Stunting dan Kemiskinan Esktrem

Dalam sambutan Wakil Gubernur, Steven Kandouw dalam penjelasan KUA PPAS APBD-P tahun 2017, menyatakan, penyusunan KUA dan PPAS Perubahan mengacu pada Permendagri No 18 tahun 2016 tentang pedoman dan penyusunan, pengendalian dan evaluasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD) tahun 2017. Pokok pokok perubahan Tahun 2017 dan RKPD perubahan Tahun 2017 yang ditetapkan dengan peraturan Gubernur Sulut.

“Adapun kegiatan prioritas pembangunan Sulut pada KUA PPAS perubahan 2017 yang akan dilaksanakan SKPD sebanyak 26 kegiatan,” jelas Wagub, Senin (07/08).

Lima diantaranya, yakni sulut pintar dengan bimbingan teknis mata pelajaran kimia,bahas Inggris, fisika untuk 400 guru. Bimbingan teknis khusus guru non PNS. Revolusi toilet. Pembebasan lahan Ring Road III dan peningkatan ruas jalan Bandara Likupang. Juga pada kegiatan ke 26 termuat pelaksanaan dan tindak lanjut peraturan pemerintah no 18 tahun 2017 tentang hak keuangan administratif pimpinan dan anggota DPRD.

Baca juga:  Ratusan Brigade Ivansa-CNR "Putar Parahu", Dukung RR-RD untuk Minahasa Hebat

Dalam paripurna, disampaikan pendapatan daerah tahun 2017 yang ditargetkan sebesar Rp3.556.372.800.000, diubah menjadi Rp3.697.536.081.536, atau bertambah besar menjadi Rp141.163.281.536. Sementara untuk pendapatan asli daerah ditargetkan sebesar Rp1.076.342.496.000, diubah menjadi Rp1.072.440.277.536. (serly)