Golkar Sulut Belum Tentukan Sikap Terhadap Kadernya Yang Terjaring OTT

TopikSulut.com, MANADO – Terkait diamankannya anggota Komisi XI DPR RI fraksi Golkar berinisial AAM oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat, 6 Oktober 2017, malam, DPD Partai Golkar Sulut belum menentukan sikap.

Plt Ketua DPD Partai Golkar Sulut, Hamka Kadi saat dikonfirmasi mengaku belum tahu persis akan peristiwa yang dialami oleh AAM atau yang akrab disapa Didi itu.

“Kami dari partai Golkar merasa dan sangat prihatin terhadap kejadian-kejadian ini, mudah-mudahan tidak terulang lagi kejadian ini yang menimpa kader partai Golkar,” ujar Hamka saat diwawancarai di kantor DPD Partai Golkar Sulut, Sabtu (7/10/2017).

Partai Golkar Sulut belum bisa bersikap apa-apa karena belum melihat kondisi sebenarnya yang dialami oleh Didi.

“Kalau sudah ditetapkan sebagai tersangka nanti bagian hukum yang akan mengkajinya. DPP itu ada bagian hukum, bukan kami yang tangani. Biasanya secara pribadi juga, Aditya bisa mengajukan permohonan perlindungan hukum atau bantuan hukum ke DPP,” jelas Hamka.

Hamka juga mengaku sudah berusaha menghubungi Aditya namun tidak ada kabar berita sama sekali. “Sampai detik ini belum ada berita,” pungkasnya.