GTI Sulut Sambangi Mabes Polri Untuk Penuntasan Laporan Kasus Korupsi di Unsrat Manado

TopikSulut.com,Manado – Dugaan Kasus Korupsi di Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Sam Ratulangi Manado yang berbandrol 18 Miliar hingga sekarang masih belum jelas prosesnya. Laporan kasus korupsi di Unsrat yang ditangani Polda Sulut ini terkesan kabur. Melihat akan hal ini Garda Tipikor Indonesia Sulawesi Utara mendapat dorongan agar kasus ini bisa segera dituntaskan.

Ketua GTI Sulut Risat Sanger,S.IP menilai Polda Sulut terkesan lambat menindaklanjuti laporan dugaan kasus korupsi di UNSRAT ini, sehingga pihaknya saat ini sedang melakukan pressure dan terus mengawal kasus tersebut agar penanganan bisa diambil alih oleh Mabes Polri.

 

“Indikasinya sudah jelas, bahwa ada dugaan Miliaran rupiah raib dalam kasus dugaan korupsi di Fakultas MIPA Unsrat Manado. Untuk kasus berbandrol 18 Milliar Unsrat tinggal ditunggu saja diambil alih dan ditangani langsung oleh Mabes Polri, Penyidik yang menangani kasus tersebut saat ini sudah menjadi Kapolresta Bolaang Mongondow,”ujar Risat (Kamis 19/10/2017).

Sanger juga menambahkan dalam kasus ini Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Ellen J Kumaat, MSc., DEA diduga kuat terlibat di dalamnya, sehingga dirinya berharap kasus ini segera tuntas.

“Yang namanya tindakan merugikan negara, itu wajib dituntaskan. Saya menduga Rektor Unsrat juga turut menerima dana sebesar, Rp 1,5 Milliar untuk meloloskan tender salah satu perusahan,”tambah Risat yang juga mantan Ketua Bakorda Fokusmaker Sulut.

Sementara itu Juru Bicara Rektor Unsrat Hesky Kolibu saat dikonfirmasi mengaku heran terkait laporan dugaan korupsi ini kembali dimunculkan dan belum bisa memberikan tanggapan.

“Saya heran masalah ini kok bisa muncul lagi, yang jelas saya tidak akan memberikan tanggapan soal dugaan dan sampai saat ini Rektor belum memberikan petunjuk apa yang akan disampaikan di Media Massa,”kata Hesky saat dikonfirmasi via Whatsapp. (Enal)