Hadir Sebagai Saksi Sidang Kasus E-KTP di Jakarta, Ini Jawaban Olly Dondokambey

Topiksulut.com, PEMERINTAHAN –  Melangkah ke gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta (9/1/18) siang tadi, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE membuktikan dirinya hanya memenuhi panggilan KPK sebagai saksi atas kasus E-KTP yang melibatkan Anang Sugiarsa dan Markus Nari Yang sudah ditetapkan pengadilan sebagai tersangka kasus E-KTP

Kehadiran Bendahara umum PDI-P (Olly Dondokambey) di sidang tersebut, menurutnya hanyalah untuk memberikan keterangan saksi atas dua tersangka kasus E-KTP.

Hal itu terkuak ketika sejumlah wartawan menghubungi orang nomor satu di Sulut tersebut fia Ponsel.

“Ya sebagai warga negara yang baik, saya menghormati undangan KPK untuk menjadi saksi atas dya tersangka E-KTP”, ungkapnya melalui suara telepon.

Menurut Dondokambey kehadiran dirinya di sidang tersebut sebagai saksi, yaitu terkait dirinya yang pernah menjabat sebagai pimpinan banggar pada waktu itu.

“Ya benar saya hadir sebagai pimpinan Banggar waktu itu, saya memberikan saksi pemeriksaan terhadap dua tersangka, yang pertama Anang Sugiarsa pada pagi hari dan jam 12.00 istirahat makan siang. Setelah itu lanjut sebagai tersangka kedua Markus Nari,  mulai jam 2 hingga jam 3 sore. Jadi pertanyaannya sama, copy paste, dengan pertanyaan pertanyaan sebelumnya, selaku saya sebagai Pimpinan Banggar,” jelas Dondokambey.

Dalam kesempatan itu pula Gubernur sempat mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Sulawesi Utara atas setiap doa dan dukungan moril yang diberikan kepada Gubernur pilihan rakyat tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Sulut atas dukungan moril serta doa bagi saya”, tambahnya.

Gubernur juga berharap agar masyarakat terus mendukung program pemerintah Sulut dibawah kepemimpinan OD-SK bagi pembangunan di daerah Nyiur Melambai dalam berbagai bidang dengan semangat Torang Semua Ciptaan Tuhan yang selalu menjadi motto dua sejoli tersebut.

“Mari kita terus mendukung program pemerintah melalui kepemimpinan OD-SK demi daerah Nyiur Melambai ini, karena Torang Samua Ciptaan Tuhan”, tutup Gubernur yang turut di dampingi oleh Asisten Pribadi Victor Rarung. (Chris)