Hasil Reses III Dapil BMR. Rita Lamusu : Aspirasi Warga, Keterwakilan Eselon 2 di Pemrov Sulut Masih Kurang

TOPIKSULUT.COM, DEPROV –
Dirapat paripurna dalam penyampaian hasil reses III, Selasa (16/1/2018), aspirasi masyarakat dituangkan dan dibacakan perwakilan Anggota Dewan Dapil Bolaang Mongondow Raya (BMR), Rita Lamusu Manoppo.

Adalah wajar bila masyarakat Bolaang Mongondow Raya keluhkan atas kurangnya keterwakilan pejabat eselon 2 di Pemerintahan Provinsi Sulut. Bila di tahun-tahun sebelumnya, Bolaang Mongondow Raya masih didapati pejabat di posisi strategis di Pemprov Sulut, kali ini hampir tidak ada.

Ini pula jadi aspirasi masyarakat Bogani. Bahkan, saat Legislator dari Dapil BMR lakukan reses III bulan Desember tahun lalu, masyarakat tuangkan uneg-uneg terkait itu.

“Di reses III masyarakat sampaikan aspirasi terkait penempatan eselon di SKPD kiranya bisa ditambah, masih sangat kurang terwakilan dari BMR,” tutur Lamusu dihadapan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandow, serta Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw bersama para wakil ketua DPRD Marten Manopo dan Wenny Lumentut.

Sementara, Gubernur saat diwawancarai sejumlah awak media usai paripurna terkait aspirasi tersebut, balik mempertanyakan keterwakilan kader Bolmong.

“Mana kadernya dari sana, kan tidak sembarang. Saya mau bikin sekda orang dari bolmon tapi sudah mau pensiun, ngga boleh,” tutur Gubernur.

Lanjut Gubernur, kaderisasi dari bawah saat ini masih kurang.

“Karena apa? selama ini, sudah hampir lima tahun pemprov tidak pernah menerima pegawai lagi. Jadi sangat terbatas tenaga tenaga profesional yang ada di pemprov, termasuk juga dari bolmong. Kita juga mau ambil dari bolmong bupatinya tidak kasih karena mereka kekurangan juga,” aku orang nomor satu di Sulut ini.

Gubernur pun mengakui bila SDM di Sulut masih sangat kurang. “Kita sedang krisis SDM,” tandas Gubernur. (*/ely)