Pricillia Tangel kans Ketua Pemuda Sinode GMIM

TopikSulut-Manado-Calon Ketua Komisi Pelayanan Pemuda (KPP) Sinode GMIM periode 2018-2022, kans didominasi dari Rayon Manado. Pnt Toar Pangkey hampir dapat dipastikan bakal wajah baru. Pertarungan sengit sesama utusan Rayon Manado tak terhindarkan.

 

Sebut saja Ketua Pemuda GMIM Getsemani Sakobar Wilayah Manado Sario Aditya Korah dan Ketua Pemuda GMIM Bukit Moria Winangun Wilayah Manado Winangun Pricillia Tangel, hingga Ketua Pemuda GMIM Yesus Memberkati Citraland Wilayah Manado Winangun Andreas Lumapow, jadi trio maut yang bertarung di Kumelembuai Minsel.

Ketua Pemuda GMIM Bukit moria winangun Pricillia Tangel bakal menjadi penantang serius.

Terkait hal ini, Ketua Pemuda Sinode GMIM Toar Pangkey mengungkapkan, untuk nama-nama yang berhak masuk dalam bakal calon ketua pemuda Sinode GMIM, akan kelihatan saat selesai pemilihan di tingkat wilayah. Menurutnya, untuk mekanisme pemilihan ketua pemuda di tingkat wilayah yaitu, perwakilan dari ketua-ketua Pemuda di jemaat dalam satu wilayah. “Nantinya satu dari jumlah jemaat dalam wilayah akan dipilih salah satu Pnt Pemuda,” ujar Pangkey.

untuk masuk dalam bakal calon Ketua Pemuda Sinode, ketentuannya harus mengantongi minimal 50 suara jemaat, bisa lebih dari 951 jemaat yang ada. Toar mengatakan, untuk periode yang baru ini, dirinya sudah tidak bisa dipilih dikarenakan sudah dua periode pelayanan.

“untuk itu mendukung siapa pun yang terpilih menjadi ketua. Berharap untuk Ketua Pemuda Sinode yang nantinya akan terpilih, memiliki kerinduan dan beban melayani. Bertanggungjawab dalam organisasi yang dipimpin,” pintanya. Diharapkannya pula, yang terpilih boleh menjadi teladan bagi pemuda. “Dan boleh menjadi pelopor bagi para pemuda-pemuda GMIM,” tutupnya

Terpisah Pnt.dr Pricillia Tabita Tangel mengatakan dia siap maju
Sebagai calon Ketua Pemuda Sinode dengan mengikuti ketentuanya terlebih dahulu
“Semua bisa dipakai Tuhan untuk melayani. Jika Tuhan berkenan untuk menjadi Ketua KPSG kedepan, saya pribadi menggumuli pemuda GMIM untuk bisa memiliki hati seperti hati Kristus, sehingga apapun yang nanti dilakukan mendatangkan kemuliaan Tuhan dan menjadi berkat baik di gereja, jemaat, masyarakat. Dan murni secara organisasi tentu membawa pemuda GMIM untuk tidak terpengaruh dengan kepentingan-kepentingan apapun selain menjunjung tinggi fungsi dan hakekat gereja yaitu bersekutu, bersaksi, dan melayani serta membawa semangat reformasi pemuda untuk berani bersikap dan mengkritisi terhadap hal-hal yang tidak berkenan dalam pelayanan ini” tutup Pnt.dr Pricillia Tangel