Bupati Minsel Terus Matangkan Jaminan Kesehatan Masyarakat Secara Menyeluruh

Bupati Minsel Terus Matangkan Jaminan Kesehatan Masyarakat Secara Menyeluruh

Topiksulut. Com_Upaya pemerintah dalam peningkatan jaminan kesehatan terus dilakukan ini dibuktikan dengan keseriusan Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu SE,(CEP) untuk mensejahterakan rakyatnya, melalui pelaksanaan kegiatan UHC (Universal Health Coverage) sudah semakin nyata.

Dengan UHC, maka ditargetkan seluruh rakyat di Kabupaten Minahasa Selatan di bulan Februari tahun 2018 ini, akan terintegrasi jaminan kesehatannya melalui program JKN – KIS (JAMKESDA) yang pembiayaannya akan dibayarkan atau ditanggung oleh Pemkab Minsel ke BPJS Kesehatan melalui dana APBD Minsel, yang dianggarkan sebesar Rp 18 miliar.

Ini juga tidak terkecuali bagi ASN,TNI/Polri serta karyawan dan pensiunan,dana ini juga untuk masyarakat yang belum perna ada jaminan kesehatan yang kurang lebih ada 35.000 jiwa dari total masyarakat Minsel 233.000 jiwa. PBI (Penerima Bantuan Iuran) ini ada dua kategori yaitu Jamkesmas yang di anggarkan oleh APBN dan JAMKESDA di bayarkan melalui APBD.

Kepala Dinas Kesehatan Minsel dr Ternie Paruntu mengatakan, dilaksanakannya kegiatan UHC di Kabupaten Minsel, merupakan langkah inovatif dari Bupati Tetty Paruntu dalam melaksanakan program pembangunan berkelanjutan di bidang Kesehatan.

Dikatakannya, di tahun 2017 lalu, tercatat ada sekitar 30.000 jiwa rakyat di Kabupaten Minahasa Selatan yang telah ditanggung jaminan kesehatannya melalui program JAMKESDA (Jaminan Kesehatan Daerah).

“Di tahun 2018 ini, semua rakyat Minsel yang belum tersentuh dengan JAMKESDA, akan diintegrasikan atau diikut sertakan sebagai peserta JKN-KIS (Jamkesda) di BPJS Kesehatan,”ujar Paruntu.

Menurutnya, tahun ini Pemerintah Kabupaten akan menambah kuota sekitar 35.000 jiwa rakyat Minsel, yang akan diikut sertakan dan ditanggung sebagai peserta JKN -KIS (JAMKESDA). Dan juga kemungkinan masih ada yang akan bertambah.

“Sekarang ini ditiap Desa/Kelurahan di Kabupaten Minahasa Selatan, sedang dilakukan pendataan kepada warga yang belum menjadi peserta JKN-KIS (JAMKESDA),” tutupnya.(hemsi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan