Kadinsos Prov Sulut, Tamuntuan : ‘Masyarakat Ini’ Tak Ada Data Akurat

• Terkait Prostitusi On-line dan Lokalisasi PSK

TOPIKSULUT.COM, DEPROV – Terkait Pekerja Seks Komersial (PSK) on-line yang masih hangat diberitakan belum lama ini, Ditanggapi Rinny Tamuntuan, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulut, jika tidak ada data yang akurat terkait berapa jumlah PSK di Sulut hingga saat ini. ‘Masyarakat ini’ tidak ada di provinsi, adaNya di Kab/kota. Dan ada, Undang-undang (UU) seperti UU ITE, Pornografi dan perkawinan yang mengatur secara hukum.

Ditanyakan soal peluang adanya lokalisasi di daerah Nyiur Melambai ini, dijelaskanNya, jika di provinsi tidak ada masyarakat ini.

“Seharunya ada lokalisasi khusus untuk PSK ini, diperkuat dengan peraturan daerah (Perda) karena masyarakat ini adanya di Kabupaten/Kota. Provinsi tidak punya masyarakat itu !,” terang Tamuntuan, kepada sejumlah awak media usai Rapat Kerja dengan Komisi IV DPRD Sulut. Senin (26/2/2018).

Lagi menurut dia, sebetulnya soal sepakat ya …atau tidak ! , dicontohkan seperti di Jawa Timur Gang Doli itu sudah dibubarkan.

“Menurut saya tidak setuju !, tapi seperti di Jawa Timur, ternyata setelah menutup lokalisasi itu , muncul lokalisasi liar dan kita tidak tahu dimana,” terang dia , jika data PSK , tidak bisa didapatkan data yang pasti. Untuk on-line prostitusi, Ini kan ada Undang-undang (UU) seperti UU ITE, Pornografi dan perkawinan, yang melanggar tentunya berhadapan dengan hukum. (ely)