KPN Manado Simarmata Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan MA-RI

KPN Manado Simarmata Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan MA-RI
Ketua PN Manado Edward Simarmata SH LLM MTL dalam barisan (paling depan) memakai toga lengkap, di Sidang Pleno Laporan Tahunan MA-RI , di Gedung Cendrawasih Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (1/3/2018). (Foto : Hakim Juru Bicara PN ,Vincentius Banar SH MH)

• MA-RI Torehkan Sejarah Baru dalam Penanganan Sisa Perkara, di Tahun 2017 adalah yang Terendah dengan 1.388 Perkara

TOPIKSULUT.COM, MANADO – Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Manado Edward Simarmata SH LLM MTL hadiri sidang pleno Laporan Tahunan Mahkamah Agung RI, yang digelar di Gedung Cendrawasih Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (1/3/2018) pagi tadi.

Simarmata memang tidak hanya gesit dan penuh kreatifitas tinggi dalam menjalankan roda kepemimpinan PN Manado. KPN sendiri diketahui dipercayakan oleh KMA Hatta Ali, masuk dalam bagian panitia Tim inti.

Dalam sidang pleno, laporan tahunan Mahkamah Agung RI dibawakan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung (KMA) Prof DR M Hatta Ali SH MH yang dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan para negara sahabat.

Terpantau, dalam akun resmi instagram pn_manado dengan status, JCC@…..YM KPN Manado , Edward Simarmata, SH,LLM, MTL…memasuki ruang acara Sidang Pleno Laporan Tahunan MA RI !.

Terinformasi , dalam laporan Tahunan MA di 2017 dalam pidato Ketua MA RI. Prof Dr. Mohammad Hatta Ali SH MH, jika Mahkamah Agung menorehkan sejarah baru dalam penanganan sisa perkara.

Di tahun 2017 adalah yang terendah sepanjang sejarah MA, dengan 1.388 perkara. Para hakim di tingkat pertama angka , jauh lebih kecil dibandingkan sisa perkara di tahun sebelumnya yang mencapai 2.357.

Dan berdasarkan data sisa tunggakan dalam lima tahun terakhir ini terus mengalami penurunan yang signifikan.
Dengan perbandingan di tahun 2012 sebanyak 10.112 perkara, maka MA mampu sedikit demi sedikit meminimalisir, hingga 86 persen sisa perkara.

Lagi menurut KMA Hatta Ali, menurunnya sisa tunggakan perkara tak lepas dari sistem dan regulasi  yang dibuat MA beberapa tahun terakhir.  Dengan sistem kamar di Mahkamah Agung, SK KMA no 214 tahun 2014 mengenai jangka waktu  penanganan perkara di MA, sangat mempengaruhi produktivitas penanganan perkara. 

“Dan dengan adanya kebijakan yang baru diterbitkan, Perma No 9 tahun 2017 tentang format/template dan pedoman penulisan putusan /penetapan MA. MA yakin di tahun 2018 terjadi lonjakan produktivitas penyelesaian perkara,” terang KMA Hatta Ali dalam pidato laporan tahunan.

Adapun laporan tahunan ini , dengan tema Integritas Aparatur dan Kualitas Pelayanan Publik Jadi Prioritas MA. Selain dihadiri oleh Presiden (Jokowi). Juga hadir para Menteri Kabinet, Pimpinan Lembaga Negara dan pejabat MA, serta badan peradilan di bawahnya.

Termasuk di antaranya hadir para Ketua MA negara-negara sahabat. Sedikitnya hampir ribuan tamu undangan dalam acara Laporan Tahunan MA . (*/ely)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan