Masa Persidangan I Tahun 2018, Legislator Dewan Sulut Reses Serap Aspirasi Masyarakat

TOPIKSULUT.COM, DEPROV – Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) telah melaksanakan kegiatan reses pada masa persidangan I Tahun 2018 untuk bertemu langsung dengan masyarakat, dan menyerap aspirasi dari konstituen pada daerah pemilihan masing masing.

Reses ini dilakukan, supaya permasalahan bisa diperjuangkan anggota dewan. Melalui berbagai program pemerintah, untuk kesejahteraan rakyat. Atas aspirasi , berbagai masukan , baik berupa usulan maupun permintaan di wilayah legislator gelar reses masing masing .

Berikut, beberapa hasil reses para anggota DPRD Prov Sulut.

1) Ketua DPRD Prov Sulut,Andrei Angouw.
Aleg Dapil Kota Manado

Reses I 2018, Ketua DPRD Prov Sulut, Andrei Angouw di Kelurahan Malendeng Kota Manado, Senin (30/4/2018). (FOTO : ist)

Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara (SULUT) Andrei Angouw melakukan kegiatan reses I tahun 2018. Senin (30/04/2018). Di Lingkungam VI Malendengan Kecamatan Paal Dua.

Terkait aspirasi warga soal jalan, Angouw mengatakan akan berkoordinasi dengan BPJN, karena kewenanangan badan jalan. Selain itu, akan minta PU untuk meng-koordinasikan hal tersebut.

Dalam menjaring aspirasi warga, permasalahan banjir masih menjadi keluhan utama. Masalah banjir tersebut setiap tahun terjadi, sejak tahun 2004, atau sejak jalur ring road dibuka. Di Kelurahan Malendeng, Lingkungan VI, Kota Manado.

(Berita Terkait : http://www.topiksulut.com/2018/05/01/reses-i-ketua-dprd-angouw-keluhan-warga-malendeng-bakal-tenggelam-akibat-banjir/)

2) Inggried JN Sondakh , SE MM
(Aleg Dapil Minahasa Tomohon)

Legislator DPRD Prov Sulut Inggried Sondakh SE MM. Dalam aspirasi masyarakat, meminta pembuatan jalan Lapen, sarana peralatan sepakbola juga fasilitas pendidikan SMA/SMU . Untuk pelatihan UKM ditingkatkan. Senin (30/4/2018). (FOTO : Kabang Umum Jakson Ruaw)

Reses Anggota DPRD Inggried JN Sondakh , SE MM di Desa Pinabetengan Selatan Kab. Minahasa, Senin (30/4/2018). Inggried JN Sondakh memilih Lokasi Pinabetengan, menurut ia adalah Sudah menjadi tanggung jawab pribadi untuk memajukan dan meningkatkan kehidupan, serta kesejahteraan masyarakat Pinabetengan.

Adapun reses di Pinabetengan , ini yang kedua kali di laksanakan. Sebelumnya di tahun 2014 silam dan 2018 sekarang ini . Pada aspirasi tahun 2014, yang di minta oleh masyarkat yaitu pengadaan Infrastruktur sekolah antara lain Pagar Beton sepanjang hampir 200 Meter, dan telah terpenuhi.

Alasan kedua, Sondakh memilih lokasi karena daerah Pinabetengan ini sedang dalam tahap pembangunan, otomatis banyak yang masih di perlukan untuk pengembangan desa.

(Berita Terkait http://www.topiksulut.com/2018/05/01/reses-i-2018-inggried-sondakh-serap-aspirasi-di-desa-pinabetengan-selatan-minahasa/)

3) Ir Julius Jems Tuuk
(Aleg dapil Bolaang Mongondouw Raya)

Reses I 2018. Ir Julius Jems Tuuk di
Desa Tanjung Sidupa Kec Pinogaluman, Kabupatan Bolaang Mongondouw Utara (Bolmut). Selasa (1/5/2018). (FOTO : Kabag Umum Jakson Ruaw)

Legislator DPRD Prov Sulut, Ir Julius Jems Tuuk jaring aspirasi masyarakat (aspira) di Desa Tanjung Sidupa Kec Pinogaluman, Kabupatan Bolaang Mongondouw Utara (Bolmut). Selasa (1/5/2018).

Aleg Komisi I , Jems Tuuk mengatakan secara keseluruhan atas aspirasi yang diterimanya. Untuk setiap permohonan bantuan rumah ibadah, bantuan kelompok tani ataupun bantuan kelompok nelayan harus dimasukkan dalam bentuk proposal.

Menurutnya lagi, untuk perbaikan jalan yang ada di Desa Komus II. Jika jalan tersebut merupakan kewenangan Provinsi atau menjadi kewenangan kabupaten, tetap akan diperjuangkan.

Hasil aspirasi warga yang mayoritas 80 persen sebagai nelayan ini. mohon bantuan alat alat nelayan serta bantuan bagi kelompok nelayan seperti katinting, alat pancing dan perahu.

Warga Desa Komus II Timur, mengusulkan perbaikan dan pengaspalan jalan yg ada di Desa Komus II Timur. Meminta fasilitasi bantuan modal usaha bagi warga. Juga permohonan bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), serta proposal bantuan alat tangkap ikan tuna bagi kelompok nelayan yang ada di Desa Komus II.

Aspirasi warga desa Tanjung Sidupa lainnya, memerlukan pengadaan jaring. Dan fasilitas air bersih – saluran air bersih sejauh 3 km di sepanjang Desa Tanjung Sidupa.

(Berita Terkait : http://www.topiksulut.com/2018/05/01/reses-jems-tuuk-di-bolmut-aspira-suarakan-butuh-peralatan-nelayan-dan-fasilitas-air-bersih-di-tanjung-sidupa/)

4) Kristovorus D Palinggi SE.
Aleg asal dapil Minahasa Selatan (Minsel) dan Minahasa Tenggara (Mitra)

KDP – Kristovorus Decky Palinggi SE Wakil Ketua Komisi I Deprov Sulut saat reses di Desa Betelen Kecamatan Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Jumat (4/5/2018). (FOTO: KABAG UMUM Jackson Ruaw)

Dalam reses politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Kristovorus D Palinggi SE, yang juga Wakil Ketua Komisi I deprov Sulut melakukan reses di Desa Betelen Kecamatan Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Jumat (4/5/2018).

Mendapat perhatian Palinggi , dikatakan-nya untuk memajukan dan mengupayakan usulan warga agar bisa terealisasi melalui APBD Perubahan di tahun 2018 , maupun APBD induk tahun 2019.

Adapun aspirasi warga, diantaranya permohonan pengadaan instalasi air bersih ke rumah rumah warga dikarenakan susahnya air bersih, perbaikan infrastruktur jalan dan drainase dari desa Ranoketang- Minsel hingga ke Tombatu-Mitra, aspirasi lainnya, Permohonan bantuan bibit untuk petani kelapa dan petani ikan.

(Berita Terkait : http://www.topiksulut.com/2018/05/06/serap-aspirasi-masyarakat-kristovorus-palinggi-reses-di-desa-betelen-tombatu-mitra/

5) Pdt Meiva Salindeho Lintang STh,
Aleg asal dapil kab kepulauan Sangihe, Talaud, Sitaro

Pdt Meiva Salindeho Lintang STh saat reses I 2018, Titik I, Desa Utauarano Kec.Tabukan Utara Kabupaten Sangihe , Rabu (2/5/2018). (FOTO : Kabag Umum Jakson Ruaw)

Anggota Legislatif (Aleg) DPRD Provisi Sulut, Pdt Meiva Salindeho Lintang,STh dalam menjaring aspirasi masyarakat (asmara) di Desa Utauarano Kec.Tabukan Utara Kabupaten Sangihe , Rabu (2/5/2018).

Meiva mengatakan mohon support masyarakat untuk menopang Program Pemerintah Pusat,Provinsi, dan Kabupaten utk bisa membangun kemajuan masyarakat daerah.

Talud akan diprioritaskan di 2019 baik melalui APBD-P , dinas terkait , juga kewenangan Kabupaten. Disarankan untuk Usaha kecil (Kube)dibuat 2 kelompok dan proposal dana, Jalan antar kecamatan provinsi akan ditanyakan kapada balai jalan. Rumah bantuan dibantu oleh dana kabupaten bukan dana Provinsi akan ditanyakan pada opo lao.

Berikut Aspirasi masyarakat Desa Utauarano , warga memohon kepada Pemerintah agar dapat diberikan bantuan bibit perikanan dan pertanian. Pembuatan jalan menuju ke perkebunan yang menghubungkan kampung Utaurano dan Beha.

Masyarakat juga meminta pembuatan paving jalan lingkar menuju ke gereja. Pembangunan jembatan dan talud pengaman penghubung lendongan 1, 2 dan 4 karena masih jembatan darurat utk bisa ditaruh ke dana APBNP, untuk Ibu ibu PKK kelompok usaha kecil, mohon bantuan dana untuk kelompok usaha yang ada.

(Berita Terkait : http://www.topiksulut.com/2018/05/04/meiva-lintang-jaring-asmara-di-desa-utauarano-kec-tabukan-sangihe/).(ADVETORIAL)

(Serly Tasiam/Topiksulut.com)