Ilmu Bagi Habis Pekerjaan, KPN Simarmata Pernah Berguru Sama Roy Tumiwa eks ‘Kadiskotik’ di Pemprov Sulut

TOPIKSULUT.COM, MANADO – Ada satu lagi rahasia yang terungkap dari cara kerja kepemimpinan Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Manado Edward Simarmata SH LLM MTL di PN, yakni ilmu bagi habis pekerjaan.

KPN Simarmata ternyata sewaktu masih pegawai junior pengadilan, beliau berinisiatif belajar ilmu manajemen perkantoran ke Pusdiklat Pemprov Sulawesi Utara.

Dan mengejutkan sang guru kala itu adalah Roy Tumiwa MPd, pernah menjabat Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistika Sulut , dinas tersebut adalah dinas baru di Pemrov Sulut,
dan saking akrabnya Kadis dengan para awak media , jabatan itu pun disingkat Kadiskotik dilingkungan para jurnalis di Deprov Sulut, di 2017.

Ada pun ilmu yang dipelajari KPN tersebut terungkap, ketika para awak media pos liputan PN Manado, diajak Juru Bicara Pengadilan Hakim Vincentius Banar masuk ke ruang kerja KPN Simarmata, Selasa (22/5/2018), yang pada awal, hanya membicarakan acara berbuka puasa bersama, namun kemudian beralih, karena ada hal yang tidak biasa melihat isi ruang kerja Simarmata.

Ternyata, ruangan tersebut kosong melompong. Dalam lemari yang tertutup kaca transparan, tidak terlihat satu lembar surat apapun.

Padahal, berdasar data laporan kinerja yang terbuka untuk umum, rata-rata setiap bulan Ketua PN akan mendisposisi 4.200 surat masuk, dan ratusan surat penyitaan, penggeledahan, ataupun mengurusi perkara lainnya.

Akan hal itu timbul pertanyaan , Dimana semua berkas pekerjaan, pak Ketua?.

“Semua pekerjaan dan kewenangan pimpinan, telah dibagi habis kepada pejabat yang ditunjuk. Lagipula, sekarang sudah era digital,” jelas Hakim Banar.

Bagaimana mungkin, pimpinan yang diketahui sangat sibuk membenahi pengadilan, bahkan hasil kerjanya terbukti berkualitas, ternyata sama sekali tidak menyimpan dokumen apapun.

Hakim Banar kemudian membeberkan rahasia KPN, ilmu yang sedang dipraktekan-nya.

“Namanya, ilmu bagi habis pekerjaan,” ungkap Hakim Banar.

Pada dua puluh tahun lalu, ketika masih pegawai junior di pengadilan, KPN atas inisiatif sendiri, datang belajar ilmu manajemen perkantoran ke Pusdiklat Pemprov Sulawesi Utara.

“Satu pelajaran yang sampai sekarang dijalankan adalah, sebagai pimpinan, harus membagi habis tugas. Dan pengajarnya, Panggilannya Roy. Sampai sekarang, saya tidak pernah lagi bertemu beliau lagi,” kata KPN Simarmata

“Kalau tidak salah, nama lengkapnya Roy Tumiwa. Kabarnya, beliau pernah menjabat Kepala Badan Kepegawaian Pemprov Sulut,” tutup Hakim Banar sebagaimana dikatakan KPN.

Diketahui di awal Februari 2018 , Roy Tumiwa dengan jabatan baru, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan SDM Pemprov Sulut.
Tumiwa juga pernah lama menjabat sebagai Kadispenda. (ely)