Tipikor Pasar Iyok – Boltim, Terdakwa Irma Menerima Putusan Majelis Hakim Wally dkk

● Dituntut 2 Tahun, Vonis 1 Tahun dan 6 Bulan Penjara

TOPIKSULUT.COM, MANADO – Perkara Tipikor pembangunan pasar tradisional Iyok, Kecamatan Nuangan, Kabupaten Bolmong Timur (Boltim) pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bolaang Mongondouw dengan terdakwa IK alias Irma (50) selaku Direktur CV Cahaya Pratama telah miliki keputusan majelis hakim dengan terdakwa divonis
18 bulan penjara.

“Perkara ini telah miliki putusan, pada sidang Rabu (11/7/2018) lalu. Dengan terdakwa divonis 18 bulan atau 1 tahun dan enam bulan penjara,” ujar Jubir pengadilan Hakim Imanuel Barru ketika dikonfirmasi Topiksulut.com, Senin (16/7/2018) diruang kerjanya.

Lanjut Jubir pengadilan, terdakwa selain hukuman itu, denda Rp50 juta, subsider dua bulan kurungan, dan dikenai Uang Pengganti (UP) Rp109 juta , terdakwa terbukti bersalah sebagaimana dalam pasal 3.

Diketahui, oleh JPU Dakwa’an Manggalupang, terdakwa dituntut 2 Tahun.

Sebagaimana dalam dakwaan, terdakwa Irma selaku Direktur CV Pratama harus menjalani proses hukum, karena saat perusahaannya mengerjakan pembangunan pasar Iyo berbanderol Rp2 miliar lebih, didapati ada pekerjaan yang tidak sesuai bestek atau volume kerja.

Parahnya, bangunan yang dikerjakan Tahun 2015 itu malah tidak terawat dan sudah rusak. Akan hal tersebut , langsung menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sulut. Dan ketika diaudit, diperoleh adanya kerugian negara sejumlah Rp111.933.463.66 juta.

Meskipun demikian, saat ini pasar tersebut, sudah beroperasi atau dapat dimaanfaatkan oleh masyarakat.

Dalam perkara ini, terinformasi JPU dan terdakwa sudah merasa puas atas putusan majelis hakim yang diketuai Hj Halidjah Wally dkk dengan PP Nancy Tiwow, dimana kedua belah pihak (JPU dan terdakwa, red) tidak mengajukan upaya hukuman lainnya, dengan telah menerima vonis tersebut. (ely)