KPN Bachmid Bangun Semangat Nasionalisme, Bersepeda Onthel Ke Titik Situs Miliki Nilai Sejarah Perjuangan

KPN Bachmid Bangun Semangat Nasionalisme, Bersepeda Onthel Ke Titik Situs Miliki Nilai Sejarah Perjuangan
KPN Manado Lukman Bachmid SH MH dan WKPN Liliek Prisbawono Adi SH berfoto bersama seluruh Keluarga Besar PN Manado. (Foto : ist)

TOPIKSULUT.COM,MANADO – Pada tanggal 17 Agustus, setiap tahunnya menjadi momen penting, bersejarah bagi seluruh rakyat bangsa Indonesia, tepat di tanggal ini seluruh rakyat Indonesia merayakan hari Kemerdekaan.

Dalam rangka hari Kemerdekaan Indonesia Ke 73, tradisi tiap tahun di Pengadilan Negeri Manado memberikan pelayanan bernuansa perjuangan, dengan berkostum tema tokoh pejuang, tokoh politik, palang merah, dapur umum atau adat.

Pengadilan Negeri Manado memberikan pelayanan bernuansa perjuangan, dengan berkostum tema tokoh pejuang.
(Foto : TOPIKSULUT/STASIAM)

WKPN Manado Liliek Prisbawono Adi SH berfoto bersama Juru Bicara PN Manado, Vincentius Banar SH MH dan para Hakim. (Foto : ist)

Selain itu, Kamis (16/8/2018) pagi. Ada yang berbeda kali ini , pimpinan PN Manado dengan Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Lukman Bachmid SH MH dan Wakil Ketua PN , Liliek Prisbawono Adi SH memilih bersepeda Onthel bersama keluarga besar PN, serta menggandeng Komunitas Sepeda Onthel-Manado , berkeliling mengunjungi titik titik situs yang dinilai memiliki nilai perjuangan sejarah, khusus yang ada di kota Manado pada area terdekat gedung Pengadilan.

KPN Manado, Lukman Bachmid SH MH berfoto di salah satu titik situs miliki nilai sejarah perjuangan. (Foto : ist)

Menurut KPN Manado Bachmid melalui Juru bicara Pengadilan, Hakim Vincentius Banar SH MH mengatakan itu sebagai satu bentuk memaknai kemerdekaan, untuk membangun semangat nasionalisme.

“Kita coba membangun simbol simbol yang ada ini , selain daripada roh semangat ’45 yang harus digali. Kita melakukan pendekatan pendekatan visual, diantaranya seperti mengunjungi titik titik situs yang kami nilai memiliki nilai sejarah. Dengan sejarah perjuangan, khusus yang ada di kota Manado, titik terdekat dengan Pengadilan,” ungkap Hakim Banar sebagaimana dikatakan KPN Bachmid.

Lanjut Jubir, mengayuhkan sepeda Onthel yang tergolong unik dan sudah langka, ke beberapa situs yang dinilai ada sejarah perjuangan, seperti ke Korem, bioskop star lama, rumah tua (bangunan bergaya lama) di depan SDN, kemudian ke Tugu Batalion Worang, dan bioskop Benteng.

KPN Manado, Lukman Bachmid SH MH saat berfoto di salah satu titik situs miliki nilai sejarah perjuangan. (Foto : ist)

“Itu menurut kami bangunan bangunan yang punya nilai historis. Kalo bisa ditetapkan sebagai cagar budaya bagi daerah ini. Karena kita lihat banyak cagar budaya yang sudah beralih fungsi atau yang seharusnya jadi cagar budaya tidak menjadi cagar budaya,” tutup Jubir Pengadilan Hakim Banar. (ely)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan