oleh

Peduli Bencana Palu-Donggala, Sejumlah Pejabat Mitra “Alergi” Ketika KNPI Galang Dana

RATAHAN, TOPIKSULUT.COM-Aksi simpati warga menggalang dana korban bencana Palu-Donggala, Sulawesi Tengah, yang digagas DPD KNPI Mitra, sejumlah oknum pejabat di Mitra justru berperilaku antipati dan “alergi” dengan menutup rapat-rapat kaca mobil plat merah, sewaktu melintas di lokasi penggalangan dana di Komplek Plaza Ratahan, kemarin.
Semisal Kadis Sosial yang tak sepenggal katapun diucapkan sewaktu mobil plat merahnya melintas di lokasi penggalangan dana. Aksi antipati pejabat pun rupa-rupanya terjadi secara bersajamaah. Aksi serupa juga diperlihatkan kendaraan Dinas Kelautan Perikanan (DKP), BKDD, Dishub, P3A, BKPSM dan Dispora.
Tak heran aksi-aksi kurang terpuji oknum pejabat viral menjadi buah bibir dan cibiran saksi mata di lokasi penggalangan dana. “Mudah-mudahan dengan perilaku seperti itu mereka cepat naik jabatan,” sindir saksi mata, yang melihat kejadian itu.
Sekalipun demikian, DPD KNPI Mitra, memuji sikap pejabat-pejabat Mitra yang berkesempatan memberi santunan.
“Terima kasih kepedulian masyarakat hingga pejabat yang memberi santunan aksi galang dana bencana Donggala dan Palu. Berapapun santunannya akan sangat berarti bagi mereka yang tertimpa bencana,” ujar Ketua OKK KNPI Mitra, Noldy Pangkerego.
Noldy menyebut, dari hasil penggalangan dana yang dilakukan KNPI, berhasil dikumpulkan Rp 14 juta. “Mudah-mudahan dapat meringankan beban saudara-saudara kita. Toh apabila mereka yang belum berkesempatan memberi santunan bukanlah suatu kesalahan. Karena donasi adalah bentuk kerelaan dan ketulusan, bukan dasar paksaan,” tukas Pangkerego. (otnie)

 

Tentang Penulis: Otnie Tamod

Gambar Gravatar
Berawal menulis sebagai Reporter di Harian Telegraf tahun 2001, Kemudian di tahun 2003 hijrah ke Harian Global News, akhirnya di tahun 2004 sampai 2005 menjadi staf di Panwaslu Kabupaten Minahasa. di Tahun 2006 kembali menjadi Reporter di Tabloid Synergy dan di tahun 2009 kembali hijrah di harian Cahya Siang, disaat harian ini mengalami goncangan, kembali banting stir ke media online Suaramanado.com dan menggagas swaramanadonews.com di tahun 2010. Tak berselang satu tahun kemudian kembali bergabung dengan Harian Koran Manado pada medio Juli 2011 silam hingga awal tahun 2018.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed