oleh

Bahas Pelayaran Cargo Davao-Gensan-Bitung, Konjen Philipina Temui Lomban

TopikSulut,Bitung- Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban, Kamis (16/5) menerima kunjungan Konjen Philipina Oscar G. Orcine yang saat itu membawa serta para Stakeholder dan delegasi dari Philipina di rumah jabatan Wali Kota Bitung.

Adapun tujuan pertemuan tersebut kata Lomban yaitu untuk membahas hal-hal teknis terkait pelayanan kapal kargo yang akan melewati rute Davao-General Santos-Bitung. Dalam pertemuan tersebut dibahas juga mengenai peluang pelayanan jasa yang ada, seperti kargo, jadwal pelayaran, tarif, biaya, dan lainnya.

“Selain itu pertemuan kali ini untuk membahas peluang baru yang sekiranya bisa dibuka untuk jalur pelayaran dalam rangka kerjasama (Indonesia-Philipina-Vietnam-China-Malaysia-Jepang-Korea) dibidang perdagangan, serta memberikan informasi terkait berbagai pelayanan terkait sistem import eksport di kota bitung,” ungkap Lomban.

Orcine mengatakan, perjalanan Bitung ke Philipina yang ada saat ini bisa memakan waktu 3-4 hari, dan yang ingin dicapai adalah perjalanan tersebut hanya 1,5 hari saja. “Pelayanan yang berkelanjutan dan memiliki konektifitas dengan negara-negara sekitar yang bisa dicapai,” tuturnya.

Lanjut kata Orcine, pihaknya berharap dengan terbukannya jalur kerjasama ini dapat mempermudah perdagangan baik dari dalam maupun ke luar negeri. “Bukan saja terbatas Indonesia-Philipina saja tetapi ke seluruh dunia,” tambahnya.

Sementara itu Lomban mengatakan bahwa pemerintah Indonesia akan memberikan kemudahan-kemudahan dalam rangka membuka peluang-peluang investasi dalam rangka menghasilkan keuntungan bagi kedua belah pihak tanpa menyampingkan keamanannya.

“Peluang ini sudah pernah ada tetapi terhambat pada kewenangan dan aturan yang belum sama. Saat ini pemerintah kota Bitung akan mempermudah seluruh proses perijinan dan persyaratan agar kerjasama ini dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

Dikatakan Lomban, ini juga dalam rangka mewujudkan peningkatan pertumbuhan perekonomian sehingga hal ini dapat mewujudkan visi Indonesia tahun 2045. “Sebagaimana yang diinginkan Presiden Joko Widodo agar Indonesia menjadi salah satu negara dengan ekonomi terbesar di dunia dan peluang itu sangat terbuka di Bitung,” tutur Lomban

Pada dasarnya kata Lomban antara Pemerintah Philipina dan Indonesia memiliki semangat yang sama dan sangat mendukung penuh segala proses percepatan perijinan. “Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kedua negara baik indonesia dan Philipina,” pungkasnya. (hzq)

Turut hadir Ketua TP PKK Kota Bitung Dra Khouni Lomban Rawung M.Si, Sekertaris Daerah Kota Bitung, Perangkat Daerah terkait, Pelindo Bitung, Bea Cukai, Stakeholder, Pimpinan Perusahaan Cargo Reefer Philipines, dan Delegasi dari Philipina

News Feed