oleh

Disomasi Pemkot Terkait Tanah Pasar Girian, Keluarga Sulaili Bakal Tempuh Jalur Hukum

TopikSulut,Bitung- Keberasaan pasar Girian, Kota Bitung bakal kembali bergejolak, menyusul adanya somasi dari Pemkot Bitung, dalam hal ini Dinas Perindag Kota Bitung yang mengeluarkan surat Somasi tanah No 241.a/Disdag/Sekr/VIII/2019 yang menyebutkan agar mengosongkan lahan di Pasar Girian khususnya kepada Keluarga Sulaili. Hal ini membuat keluarga Sulaili angkat bicara.

Melalui perwakilan keluarga Herry Mamonto menegaskan bahwa pihaknya tidak gentar dengan surat somasi tersebut. Sebab menurutnya keluarga Sulaili memiliki surat tanah yang jelas yang dapat dibuktikan secara hukum keabsahannya yaitu surat register tanah dan pihak Keluarga Sulaili memiliki surat-surat tanah miliknya.

“Kami sebagai perwakilan Keluarga Sulaili akan juga mengambil langkah hukum atas surat somasi dari Disperindag. Jangan buat kegaduhan di Pasar Girian ini sebab Pasar ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” tandasnya.

Ketua LSM Trias Politika mengatakan, pihaknya lalu dan keluarga sudah melakukan mediasi dengan pihak Polsek Matuari terkait masalah ini. “Dan kesimpulannya jika ada persoalan dalam tanah di pasar Girian ini silahkan berproses ke Pengadilan. Nah saat ini kok dari Disperindag mengeluarkan surat somasi yang isinya memerintahkan pengosongan lahan. Yang kami tahu secara hukum yang berhak untuk memerintahkan pengosongan lahan adalah Pengadilan itupun harus melalui prosedur langkah-langkah hukum sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya kepada sejumlah wartawan Rabu (14/08) kemarin.

Untuk itu pihaknya menunggu akan somasi ini. Dan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan demo-demo besar-besaran di Disperindag. “Kami akan tunggu langkah Disperindag dan kami akan melakukan perlawanan hukum,” tandas Herry diaminkan puluhan Keluarga Sulaili. (hzq)

News Feed