oleh

Krisis Air di Rurukan, Gosal: Itu Proyek Dari Dinas PU

TOMOHON, topiksulut.com – Masyarakat Kota Tomohon khususnya di Kelurahan Rurukan terus menjerit karna susahnya mendapatkan air bersih. Kamis (7/11) 2019.

Pasalnya, sejak bulan Mei 2019 kelurahan Rurukan krisis air bersi. “Sejak bulan Mei lalu kami kesulitan mendapatkan air bersi, padahal tahun ini pemasangan meter jaringan air baru di kelurahan kami,” ujar bapak Barens Tatambihe warga Kelurahan Rurukan lingkungan ll saat berjumpa dengan wartawan. Selasa (5/11) 2019 di kediamannya.

“Untuk saat keperluan mandi dan masak, kami masyarakat disini harus bergantian mengambil air di mata air pegunungan.” Pungkas Barens yang diketahui sudah tidak bisa melakukan aktifitas tani karna sakit.

Ia (bapak barens) pun memperlihatkan kondisi meteran dan jaringan air yang terpasang.

Pipa dan meteran yang terpasang di atas dinding rumah

Terpantau kondisi pipa dan meteran air terkesan asal jadi, hanya diletakaan melewati saluran air dan dinding rumah.

Terkait hal itu, kami pun konfirmasih kepada Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum Kota Tomohon, Marthen Gosal ST. Dia menerangkan, jika itu (Jaringan air) adalah proyek dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tomohon. “Jadi jaringan air yang berada di Kelurahan Rurukan adalah proyek dari PU,” ujar Gosal via massanger kepada wartawan topiksulut.com. Kamis (7/11) 2019.

Gosal juga menambahkan bahwa proyek itu sudah ditinjau oleh Komisi ll DPRD Kota Tomohon, “Komisi ll DPRD Kota Tomohon sudah meninjau, tapi sampai saat ini belum di serahkan ke pihak PDAM Kota Tomohon.” Tutup Marthen Gosal.(kim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed