Lakukan Aktifitas Bermanfaat di Kampung Halaman Selama Pandemi Covid-19.

TopikSulut.com – Pandemi Covid-19 telah mengubah semua sendi kehidupan. Korban positif akibat Virus Covid-19 di Sulawesi Utara terus bertambah setiap harinya.

Guna memutus matai rantai penyebaran virus Covid-19, Pemerintah Sulawesi Utara menerapkan Physical distancing bagi masyarakat serta menginstruksikan kepada masyarakat untuk Work From Home (WFM) dan belajar daring.

Bagi Juita Ariani Liow, selama libur akibat Pandemi Covid-19, dirinya menggunakan waktu ini dengan sebaik mungkin dengan membantu keluarga dan melakukan aktifitas yang bermanfaat di kampung halaman, Motoling Kabupaten Minahasa Selatan.

“Selama libur akibat Pandemi Covid-19 ini saya lebih punya banyak waktu dengan keluarga, mengisi waktu luang dengan berkebun menanam jagung serta kacang,”ujar Wanita kelahiran Minsel 1 Juli 1999 ini.

Juita yang merupakan Mahasiswa semester 6 Fakultas Keperawatan Unika De La Salle Manado ini juga menuturkan selama libur akibat pandemi ini dirinya tetap melaksanakan perkuliahan daring.

Juita Ariani Liow
Juita Ariani Liow

Menurutnya, kuliah daring ada kalanya sangat menyenangkan namun pula kadang sangat membosankan.

“Kuliah daring tidak mengharuskan bertatap muka secara langsung jadi membuat sedikit rileks dalam belajar, namun juga yang membuat kuliah daring tidak menyenangkan yaitu saat jaringan internet lalod atau mati lampu hingga membuat jaringan internet hilang sehingga membuat kuliah daring terhambat,” tutur gadis cantik yang bulan depan akan masuk semester 7 Unika De La Salle Manado.

Anak dari pasangan Ruddy Liow dan Tini Lendongan ini juga berharap kepada Pemerintah, agar lebih memperketat dan serius dalam penanganan Covid-19 ini.

“Selama ini pemerintah kelihatan belum kompak untuk menangani penyebaran Covid-19 ini harusnya lebih perketat guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini.” harap juita seraya menambahkan, agar masyarakat terus berdoa dan tetap patuh terhadap himbauan pemerintah demi kebaikan bersama. (RFL)