PKB Alihkan Dukungan ke SGR-PDM, Kotak Kosong di Minut Terbantahkan

TopikSulut.com,Minut – Selama ini, pasangan calon Bupati Minut Shintia Gelly Rumumpe dan calon Wakil Bupati Minut Petrus Defni Macarau (SGR-PDM) terus melakukan upaya politik agar wacana kotak kosong di Pilkada Minut terbantahkan. Upaya ini pun berbuah hasil dimana Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membatalkan dukungan kepada Joune Ganda dan Kevin Lotulong (JG-KCL) dan merubah dukungannya ke pasangan SGR-PDM.

Hal ini terlihat dimana dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dengan Nomor 3386/DPP/01/VIII/2020 tentang penetapan Shintia Gelly Rumumpe dan Petrus Defni Macarau sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Bahkan PKB juga mengeluarkan SK DPP PKB N0: 338/DPP/01/VIII/2020 Tertanggal 19 Agustus 2020 tentang Pencabutan SK DPP  PKB N0: 3242/DPP/01/VIII/2020 Tertanggal 03 Agustus 2020 yang mendukung JG-KCL.
Dengan bergabungnya PKB setelah sebelumnya bergabung dengan PDIP, membuat pasangan calon SGR–PDM sudah bisa mendaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati Minut di Pilkada 9 Desember mendatang.

“Jadi Ketum dan Sekjen PKB telah menandatangani SK berdasarkan alasan serta penjelasan yang dapat meyakinkan DPP PKB sehingga bisa mengeluarkan SK untuk SGR–PDM,” ujar Kuasa Hukum SGR–PDM, Novie Kolinug.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Minut, Sarhan Antili mengatakan jika dirinya hanya tunduk pada keputusan DPP PKB.

“Sesuai aturan, itu kewenangan di DPP. Selama ini saya sebagai Ketua DPC tidak pernah bermanuver untuk mencampuri urusan usung mengusung kandidat karena saya sadar bahwa itu bukan hak dan kewenangan saya. Tugas saya adalah mengamankan tanda tangan Ketua Umum dan Sekjen sebagai bukti loyalitas kita terhadap partai,” tambahnya. (Tim)