KPU Manado Terapkan Protokol Kesehatan Saat Pendaftaran Calon 4-6 September

MANADO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado siap menggelar tahapan pendaftaran bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Manado tahun 2020. Pendaftaran Bapaslon dilaksanakan sesuai jadwal, yakni tanggal 4-6 September 2020.Menurut Ketua KPU Manado, Yusuf Wowor, pendaftaran bapaslon pada hari Jumat (4/9/2020) dan Sabtu (5/9/2020) dibuka mulai pukul 08:00 WITA hingga pukul 16:00 WITA. Sedangkan untuk hari Minggu (6/9/2020), pendaftaran dibuka mulai pukul 08:00 WITA sampai pukul 24:00 WITA.

“Sesuai dengan jadwal dan tahapan, amat lebih tahapannya berjalan dalam kondisi pandemi seperti ini, semuanya serba diatur, agar tahapan ini boleh berjalan dengan baik, aman dan lancar,” ujarnya saat rapat dalam kantor (RDK) terkait kesiapan pendaftaran calon pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Manado Tahun 2020 di Halaman Kantor KPU Manado, Kamis (3/9/2020).Ditegaskan oleh Wowor, setiap tahapan sebagaimana yang tertuang dalam PKPU Nomor 5 tahun 2020, wajib menggunakan protokol kesehatan.

“Demikian juga untuk besok hari, kita semua wajib menggunakan protap kesehatan sebagaimana yang sudah kita ketahui bersama. Karena tahapan ini berjalan dalam kondisi pandemi Covid-19.” tukasnya.Lebih lanjut dijelaskan Komisioner KPU Manado, Moch Syahrul HS, pada saat pendaftaran nanti, guna menerapkan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19, perwakilan dari partai politik yang akan mendaftarkan Bapaslonnya diperkenankan hanya sebanyak 36 orang saja.“Jadi arak-arakan dan segala macam, kemarin teman-teman partai politik sudah bersepakat tidak lagi melakukan arak-arakan dan yang memang masuk hanya 36. Terkait hal ini, pihak kepolisian pun sudah langsung akan menertibkan besok,” pungkasnya.

Selain itu, perwakilan partai politik yang masuk dikhususkan kepada mereka yang mempunyai ID Card. Lalu, saat proses pendaftaran dan verifikasi berkas, Syahrul mengungkapkan bahwa dari Bapaslon hanya diperkenankan dua pasang calon Walikota dan Wakil Walikota, beserta Ketua dan Sekretaris dari partai politik yang mengusung.

“Jadi ketika pasangan calon sudah masuk kesini (halaman KPU Manado), sebagian itu akan tertahan di bagian tenda. Seandainya partai pengusungnya ada dua, jadi cuman empat orang, ditambah bakal pasangan calon dan LO. Jadi tidak bebas masuk secara keseluruhan dibagian dalam,” ungkapnya.“Saat pendaftaran kami sudah akan mengatur kursinya masing-masing, tidak bisa diotak atik. Jadi memang persoalan protokol Covid sudah kami atur,” kuncinya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *