Fantastis, Olly Dondokambey Push 3 Mega Proyek di Bolaang Mongondow Raya

Topiksulut.com, POLITIK – Baru-baru ini Gubernur definitif Sulut yang sedang cuti, Olly Dondokambey SE mengungkapkan perencanaannya untuk membangun tol hingga ke wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Hal ini merupakan upaya Olly mempush tiga Mega proyek di BMR.

Pertama Bandara Bolmong di Lolak yang tak lama lagi akan segera dibangun, dan proyek fatastis Kawasan Industri Mongondow (Kimong) juga di Lolak serta yang teranyar adalah target pembangunan jalan tol hingga ke Bolmong.

Visi ke depan Olly dengan adanya bandara  dan jalan tol  selain membuka akses transportasi, paling utama akan menopang keberadaan Kimong.

Proyek Kimong sangat fantastis dengan nilai investasi berbanderol Rp30 triliun lebih dengan perkiraan awal sebanyak 600 industri yang akan dibangun.

Dari informasi yang media ini peroleh sejumlah konglomerat tanah air, seperti Chaerul Tanjung dan Rusdi Kirana bahkan pengusaha industri perkelapaan akan menancapkan kuku di Kimong Bolmong.

“Pemerintah pusat melalui Menteri BUMN Erick Thohir telah menyetujui untuk segera ditindaklanjuti proyek Kimong di Bolmong, dan sudah mengijinkan para investor sudah siap melihat langsung di lokasi, hanya saja terhalang pandemi Covid,” aku Olly saat kunjungannya di Bolmong belum lama ini.

Hal ini pun diakui Bupati Bolmong Dra Yasti Soepredjo-Mokoagow bahwa Olly sangat mendorong 

Bupati Bolmong Dra Yasti Soepredjo-Mokoagow pada 

rapat pertemuan pariwisata Bolmong dengan Komisaris Utama dan Dewan Direksi Bank Prismadana Sulut Henry Lumintang SE MM, Staf Khusus Gubernur Bidang Pariwisata Dino Gobel baru-baru ini menyatakan bahwa Kimong ini akan menjadikan Bolmong sebagai kawasan industri strategis 

Diakui Yasti bahwa Kimong lahir dari kolabarasinya dan didukung terobosan Olly.

“Dan dengan pembangunan Bandara Bolmong di Lolak, Kimong akan berkembang pesat dan menyerap banyak tenaga kerja dan jadikan kawasan Bolmong Raya sejahtera serta setara dengan daerah industri strategis lainnya kayak KEK Bitung dan KEK Pariwisata Likupang,” kata Bupati Yasti.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Daerah Sulut, Frangky Manumpil sebelumnya membenarkan bahwa Gubernur Olly telah menginstruksikan agar pembangunan proyek Kimong terus dipercepat.

“Saat ini, kami sedang persiapkan semuanya. Prosesnya terus berjalan. Kami targetkan tahun ini semua masterplan itu sudah selesai,” ujar Kadis Manumpil.

“Mudah-mudahan master plan tahun ini tuntas. Karena rencana pengembangan sekitar 1.500 hektare,” bebernya

“Nantinya pada Kimong akan dibuat 600 pabrik dan tahap pertama ada sekitar 200 pabrik. Yang diisi untuk industri logam, holtikultura, perkebunan dan lain-lain,” tuturnya.

Tak hanya pabrik saja yang akan dibangun, di lokasi Kimong juga akan ada perumahan dan terintegrasi dengan Bandara Lolak.

“Hadirnya Kimong akan menyerap banyak tenaga kerja lokal. Pastinya meningkatkan pendapatan daerah terlebih di daerah Bolaang Mongondow Raya menjadi kawasan kota baru yang lebih maju,” imbuhnya.

Dikatakannya proses perizinan terkait dengan pembangunan di Kimong tidak akan dipersulit.

“Kami pastinya fasilitasi dan permudah perizinan,” tukasnya.

Kimong ini segera terwujud akan melengkapi dua kawasan yang sebelumnya telah terlebih dahulu ada di Bumi Nyiur Melambai, yakni Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan KEK Pariwisata yang ada di Likupang, Kabupaten Minahasa Utara (Minut). (CHRIS)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *