Musrenbang Kecamatan Kalawat, Banyak Desa Mengeluh Soal Siltap

TopikSulut.com,Minut – Guna memajukan suatu daerah, maka diperlukan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) guna memutuskan apa saja yang diprioritaskan dalam anggaran daerah.

Sama halnya yang dilakukan oleh pemerintah Kecamatan Kalawat dimana Rabu 24 Februari 2021, melaksanakan kegiatan Musrenbang di aula kantor kecamatan guna membahas skala prioritas pembangunan di daerah itu.


Dalam Musrenbang ini menghasilkan beberapa usulan yang akan dibawah dalam Musrenbang Tingkat Kabupaten Minut. Namun semua usulan desa tersebut masuk dalam skala prioritas. Setiap desa kebanyakan mengusulkan paling banyak terkait dana Siltap yang sering terlambat.

“Paling banyak juga mengusulkan Siltap untuk perangkat desa. Soalnya kebanyakan terlambat penyalurannya,” ujar Camat Kalawat, Alaxander Warbung Sip.


Warbung mengatakan, usulan dari masing-masing desa ini nantinya akan diperjuangkan di tingkat kabupaten lewat penyediaan anggaran.

“Nantinya usulan desa ini akan kami pilah karena tidak mungkin semuanya dibiayai oleh pemerintah daerah,” ungkap Warbung.


Sementara itu, Plh Bupati Minut Jemmy Kuhu MA dalam sambutannya mengatakan jika tidak semua usulan tersebut akan dimasukkan dalam anggaran Pemkab Minut. Salah satunya adalah pembuatan jalan yang bisa saja berhubungan dengan pembiayaan dari APBD Pemerintah Provinsi Sulut dan APBN pemerintah pusat.

“Cukup dicari pembangunan yang diprioritaskan karena keterbatasan anggaran daerah. Jadi tak heran jika ada usulan pembangunan yang diusulkan berulang-ulang kali karena belum terpenuhi lewat Musrenbang lalu,” kata Kuhu seraya menambahkan jika ada pembangunan yang diusulkan bisa ditangani lewat Dana Desa (Dandes).


Salah satu anggota DPRD Minut Dapil Kalawat, Stendry Rondonuwu mengatakan, pihaknya siap mengawal aspirasi masyarakat yang sudah disampaikan dalam Musrenbang Desa hingga tingkat kecamatan. Apalagi terkait soal Siltap, maka diusulkan agar mengikuti Upah Minimal Provinsi (UMP).

“Usulan di Musrenbang ini akan dipilah karena bisa saja dianggarkan lewat Dandes, APBD Minut, APBD Sulut, APBN hingga proposal. Intinya kami akan kawal itu semua, terlebih khususnya soal Siltap ini dimana kalau bisa mengikuti UMP,” tambahnya.


Dalam kegiatan ini turut hadir 12 Hukum Tua (Kumtua), Kapolsek Airmadidi, Danramil serta perwakilan SKPD terkait. Rencananya, usulan dari Musrenbanh tingkat kecamatan ini akan dibahas dalam Musrenbang Tingkat Kabupaten Minut pada bulan Maret mendatang. (GB)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *