Ikuti Perkembangan Digital, Pemprov Sulut Keluarkan Aplikasi ULA KRING, GBU dan ULA BOOST

Topiksulut.com,Manado-Perkembangan revolusi industri 4.0 mulai terjadi sehingga kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, informasi, dan komunikasi, masyarakat di planet baru (new normal) tidak pernah lepas dari perangkat elektronik seperti komputer, laptop, gadget, televisi, radio, dan sebagainya. Inovasi pun mulai dilakukan setiap kalangan termasuk Pemprov Sulut dengan meluncurkan aplikasi ULA (Unit Layanan Administrasi) guna mempermudah setiap akses lewat jaringan digital.

“Selaku mentor sekaligus Karo Umum Pemprov Sulut, saya sangat bangga dengan kegiatan ini karena menjadi hal positif bagi Pemprov untuk menjawab segala kebutuhan digital,” ujar Karo Umum Pemprov Sulut, Clay Dondokambey dalam sambutannya di Soft Launching Proyek Perubahan ULA KRING (Unit Layanan Administrasi Konektivitas Jejaring), GBU (Guest Book Ula), ULA BOOST (Unit Layanan Administrasi Building Operational Online System of Rent) di ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut, Jumat 17 September 2021.

Dikatakannya, berbagai inovasi digital akan terus dikembangkan Pemprov Sulut seiring tuntutan jaman dan harus tersertifikasi. Buktinya, inovasi ini sudah disetujui oleh Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) yang merupakan unit pelaksana teknis di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). “Kita berharap inovasi-inovasi digital seperti ini bisa terus hadir dan diciptakan,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sulut dalam sambutannya melalui Asisten III Pemprov Sulut, Asiano Gemmy Kawatu ikut memberikan apresiasi atas kehadiran aplikasi tersebut dan berharap aplikasi ini bisa berkelanjutan serta bisa ditingkatkan pada masa mendatang sesuai perkembangan tuntutan jaman. “Kita tidak bisa melawan perkembangan jaman, tapi harus mengimbangi kemajuan dan kecepatan digital tersebut dengan terus berinovasi,” ungkap Kawatu.

Diketahui, dalam aplikasi ULA KRING bertujuan untuk mempermudah kegiatan administrasi dalam pemenuhan berkas tanpa harus membuang banyak kertas atau ATK (alat tulis kantor). Lalu GBU adalah aplikasi untuk menerima tamu tanpa harus mengisi buku tamu sehingga pimpinan SKPD dan kepala daerah bisa mengetahui siapa yang ingin bertemu. Dan ULA BOOST adalah aplikasi untuk sewa ruangan dan gedung hingga biaya sewa yang akan digunakan SKPD dan masyarakat umum.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Badiklat Sulut, Royke Tumiwa.(gebe)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *