Buka Raker, Gubernur Olly Bangga Dengan Capaian Program dan Prestasi Pemerintahan Sulut

Topiksulut.com,Manado-Gubernur Sulut Olly Dondokambey secara langsung membuka dan memimpin Rapat Kerja (Raker) Pemerintahan Tahun 2022 di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu 19 Januari 2022, dimana turut dihadiri oleh seluruh kepala daerah kabupaten/kota di Provinsi Sulut beserta dengan Forkopimda Sulut.

Mengangkat tema “Memperkuat Pemulihan Ekonomi Daerah Melalui Reformasi Sosial Ketahanan Pangan dan Pembangunan Infrastruktur”, dalam penyampaiannya Gubernur Olly sangat bangga dengan program dan prestasi pemerintahan yang ada di bumi Nyiur Melambai ini.

“Dampaknya bisa kita rasakan secara langsung, sehingga dengan melihat pertumbuhan ekonomi kita di tahun 2021 yang mana menggambarkan peningkatan kerja kita bersama,” ujar Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Olly yang bertindak sebagai keynote speaker, langsung memaparkan terkait pertumbuhan ekonomi Sulut sampai dengan triwulan III tahun 2021 dimana mencapai 4,45% atau lebih tinggi jika dibandingkan angka nasional dimana hanya sebesar 3,24%. Bahkan pertumbuhan ekonomi Sulut di tingkat regional Sulawesi, daerah ini menduduki peringkat ke-2 setelah Sulawesi Tengah.

Selanjutnya, untuk persentase penduduk miskin yang tercatat pada Maret hingga September 2021 mengalami penurunan sebesar 0,41%. Penurunan angka kemiskinan ini, disamping kebijakan program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK), juga adanya penyaluran bantuan yang tepat sasaran.

Tak kalah pentingnya, Gubernur Olly juga menyampaikan tentang Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), di mana TPT terendah sebesar 3,82% terdapat pada jenjang pendidikan SD ke bawah, sedangkan TPT tertinggi sebesar 11,42% terdapat pada jenjang pendidikan SMK.

Untuk TPT berdasarkan daerah, diketahui pengangguran tertinggi ada di 3 kota, yaitu Manado sebesar 12,17%, Bitung 9,96% dan Tomohon 8,12%. Sementara daerah yang terendah ada di Kepulauan Talaud sebesar 2,3% dan Kepulauan Sitaro dan Minahasa Tenggara sebesar 3,39%.

Berdasarkan daerah tempat tinggal, TPT perkotaan dan perdesaan menurun dimana pada Agustus 2020 tercatat sebesar 7,37%, Februari 2021 sebesar 7,28% dan Agustus 2021 sebesar 7,06%.

“Saya sangat bersyukur karena untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulut berada di posisi 73,30 atau naik 0.37 poin dibandingkan tahun 2020 yang sebesar 72,93,” katanya seraya merincikan IPM Sulawesi Utara tersusun dari 4 komponen yakni Umur Harapan Hidup (UHH) sebesar 71,76, Harapan Lama Sekolah (HLS) 12,94 dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) 9,62 serta Pengeluaran Perkapita per tahun yang disesuaikan sebesar Rp10.882.000.

Terkait pencapaian target vaksin Covid-19, Gubernur Olly juga mengharapkan agar pemerintah kabupaten/kota di Sulut bisa mencapai target yang sudah ditetapkan agar permasalahan pandemi Covid-19 ini bisa terselesaikan.

Dirinya berharap, lewat sinergitas yang dibangun antar pemerintah daerah mempermudah upaya bersama guna mencapai target-target disepakati pada raker tersebut.

“Ini supaya pertumbuhan ekonomi yang kita usahakan di tahun 2022 bisa dirasakan oleh masyarakat Sulawesi Utara yang kita cintai, lewat tekad bersama dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekdaprov Asiano Gamy Kawatu yang menjadi moderator rapat melaporkan bahwa sejumlah isu strategis menjadi pembahasan dalam Raker tersebut. Diantaranya yaitu percepatan realisasi anggaran, pemulihan ekonomi pasca Covid-19, pembangunan infrastruktur daerah, memperkuat stabilitas daerah, hingga persiapan menyambut agenda-agenda akbar seperti rencana kunjungan Presiden RI serta sejumlah event strategis skala nasional maupun internasional yakni G-20, W-20, maupun World Beach Games di tahun 2023.

Beberapa materi yang dibawakan oleh para narasumber terdiri dari Pangdam XIII/Mdk Mayjen TNI Alfrets Denny Tuejeh yang menjelaskan tentang Strategi Pelaksanaan Program Kodam XIII/Mdk Pendekatan Kesejahteraan di Wilayah Kodam XIII/Mdk dan Karo Ops Kombes Pol R. Wawan Wirawan yang mewakili Kapolda Sulut yang membawakan materi seputar Sitkamtibmas dan Strategi Kapolda Sulawesi Utara.

Sementara itu, Kajati Sulut yang diwakili Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Rivo C. M. Mandelu, Kepala BPK yang diwakili Kepala Sub Auditorat Nurendro Kusumo, dan Kepala Bank Indonesia Sulut Arbonas Hutabarat bergiliran menyampaikan materi tentang peran kejaksaan dan program strategis yang dilakukan oleh Kejati Sulut dan BPK Perwakilan Sulut, serta Tracking Perekonomian Sulut 2021 dan Outlook 2022 oleh BI Sulut.

Terakhir, dilakukan Pembacaan Kesepakatan Bersama Rapat kerja Pemerintahan Tahun 2022 dan Penandatanganan Hasil Rapat Kerja Pemerintahan Tahun 2022.

Hadir dalam rapat ini, Ketua DPRD Sulut Fransiscus Silangen, para Bupati/Walikota, Wakil Bupati/Wakil Walikota dan Forkopimda Kabupaten/Kota se-Sulut, para Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Provinsi Sulut, para Pejabat Vertikal di provinsi Sulut dan kabupaten/kota, serta seluruh Camat se-Provinsi Sulut yang mengikuti kegiatan secara virtual.

(Advertorial Dinas Kominfo Sulut).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *