Peringati Hari Lahir Pancasila,Dari Minsel Seribu Bendera Berkibar Ikrarkan Janji Untuk Keutuhan NKRI

 

Saat Pembacaan ikrar

 

Topiksulut.com_Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan dalam rangka memperingati hari Lahir Pancasila melakukan sebuah iven Spektakuler guna menanamkan sifat nasionalisme untuk mendukung penuh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pegibaran seribu bendera dihalaman Kantor Bupati Minahasa Selatan

 

Hari Lahir Pancasila digelar dengan melakukan upacara dihalaman utama Kantor Bupati Minahasa Selatan Dan yang menjadi Irup pada upacara tersebut adalah Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu SE.

Upacara hari lahir Pancasila dihadiri oleh seluruh SKPD,Pejabat Teras Pemkab Minsel dan Forkopimda,TNI Polri serta Anggota dan Pimpinan DPRD Kabupaten Minahasa Selatan dan seluruh stakeholder dan pemangkujabatan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE  bersama Forkopimda Mebacakan Ikrar dengan isi sebagai berikut

Baca juga:  PAN Minahasa Selatan Mendaftar Ini Kata Gretha Ngau

 

“Atas Tuntunan Tuhan Yang Maha Kuasa,Kami Pemerintah Dan Masyarakat Minahasa Selatan Menyatakan Kedaulatan Tekad Sebagai Berikut.

1.Siap Menjaga Dan Mempertahankan Pancasila Sebagai Satu Satunya Ideologi Bangsa Dan Negara Indonesia

2.Siap Menjaga dan Melaksanakan Amanat UUD 1945

3.Siap Menjaga Dan Mempertahankan Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

4.Siap Menjunjung Tinggi Asas Bhineka Tunggal Ika Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara Indonesia

 

AMURANG 1 JUNI 2017

Atas  Nama  Pemerintah Dan Masyarakat Minahasa Selatan

CHRISTIANY EUGENIA PARUNTU SE

Usai membacakan ikrar langsung disambut suara gemuruh oleh peserta upacara yang hadir dengan menyebutkan ” NKRI HARGA MATI,HIDUP INDONESIA” ujar dari seluruh peserta yang hadir.

Sementara itu selaku Pembina Upacara, Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, SE atau Tetty Paruntu membacakan sambutan Presiden RI, Joko Widodo yang mengatakan bahwa kodrat bangsa indonesia adalah keberagaman

Baca juga:  Gubernur Sulut Tinjau Perkembangan Pembangunan Tol Manado-Bitung

 

“Kehidupan berbangsa dan bernegara kita sementara terancam dengan adanya ideologi Radikal. Kebinekaan kita selalu diuji, namun dengan Pancasila kita bisa terhindar dari masalah-masalah tersebut. Dengan Pancasila, Indonesia adalah rujukan masyarakat internasional untuk membangun kehidupan yang damai, yang adil, yang makmur di tengah kemajemukan dunia,” jelas Bupati Tetty Paruntu.

 

Pelaksanaan acara ini mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat dibuktikan banyaknya partisipasi kehadiran masyarakat umum yang begitu banyak memadati halaman kantor Bupati Pemkab Minsel.(Advertorial/Hemsi Pieters)