Terkait Gugatan SK 1132, Tim Kuasa Hukum Unsrat Berikan Penjelasan

Berita Utama, Manado187 Dilihat

TopikSulut.com,Manado – Tim Kuasa Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado melakukan penjelasan terhadap dua gugatan yang diterima pihak Unsrat di tengah proses pemilihan Rektor Unsrat yang sementara berlangsung. Diketahui sebelumnya beredar sejumlah pemberitaan, pihak Senat Unsrat dituding tidak mempertimbangkan putusan PTUN Manado yang menunda/menangguhkan pelaksanaan surat keputusan Rektor Unsrat Nomor 1132/UN/12/KP/2013 tanggal 8 Februari 2018, sehingga Prof Grace Kandouw tidak bisa mengikuti pencalonan Rektor Unsrat Manado.

“Pihak Senat Unsrat hanya menjalankan SK 1132 yang ditetapkan Rektor Prof Donald Rumokoy melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 1132/UN12/PK/2013 yang dikeluarkan sejak tanggal 6 Mei 2013. Disitu jelas diberikannya sanksi berupa penundaan pengusulan Guru Besar dari Dr. dr Grace D. Kandou, M.Kes sehingga ini menjadi pertimbangan ‘cacat’ akademik,”jelas Tim Kuasa Hukum Jantje Suoth,SH yang didampingi Tim Kuasa Hukum lainnya Franky Weku,SH dan Herman Najoan,SH.MH.

Baca juga:  Jadi Irup HUT ke-78 RI, Gubernur Olly Harap Sulut Tambah Maju dan Hebat

Sementara itu Tim Kuasa Hukum lainnya Herman Najoan juga menyatakan bahwa tidak ada yang salah dengan SK 1132 yang sudah keluar sejak 2013 serta berharap proses yang tengah berjalan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) saat ini merupakan bagian dari proses penegakan hukum, sehingga pihaknya meminta agar polemik ini jangan digiring dan berdampak merugikan reputasi Rektor Unsrat, terutama ditengah bergulirnya pencalonan Rektor.

“Setelah lima tahun SK ini keluar, kenapa nanti dipermasalahkan sekarang? Semua ada bukti-buktinya dan hal ini murni karena aturan yang sudah ditetapkan bukan untuk menjegal Prof Grace Kandouw untuk maju sebagai Calon Rektor Unsrat,”ujar Najoan Seraya mengapresiasi Rektor Unsrat Manado Prof.Ellen Kumaat yang bijak menanggapi dinamika ini terutama saat proses pemilihan Rektor Unsrat yang sementara berlangsung.

Baca juga:  LPPD Provinsi Sulut Membawa Pulang Golden Champion Pesparawi Nasional

Sekedar diketahui sesuai pemeriksaan Prof Grace kandouw dinilai tidak teliti saat pengusulan Guru Besar dan tanpa sengaja melakukan publikasi ganda dalam jurnal Kesmas dan Prosiding (autoplagiat), Hal itulah yang menyebabkan dirinya tidak bisa ikut mencalonkan diri menjadi Rektor Unsrat. (TS)