Peringati HUT RI Ke 73 di PN Manado, KPN Bachmid : Perubahan Pengembangan Diri Itu Penting

TOPIKSULUT.COM, MANADO – Jumat (17/8/2018), memperingati Hari Kemerdekaan RI Ke 73. Pimpinan PN Manado dengan Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Lukman Bachmid SH MH dan Wakil Ketua PN (WKPN) Liliek Prisbawono Adi SH bersama seluruh jajaran, diawali dengan ritual Upacara di Pengadilan Tinggi (PT) Manado.

Usai upacara, dirangkaikan dengan kegiatan sejumlah lomba-lomba dalam memeriahkan HUT RI.

Disela dalam kegiatan tersebut, KPN Manado Bachmid ketika diwawancarai sejumlah awak media, terkait akreditasi, strategi apa yang akan dilakukan di PN Manado.

Dikatakan KPN, jika setiap pimpinan itu punya strategi berbeda beda.

“Kalo pintu masuk saya, kalo pola menuju perubahan itu kepada pengembangan diri , itu yang penting. Jadi kurang percaya diri dirubah menjadi percaya diri. Kurang bersemangat menjadi semangat, kurang punya harapan menjadi harapan. Itu yang coba kita bentuk,” ungkap KPN diruang kerjanya.

Lanjutnya, “Ini kita coba membangun dari titik ini menuju perubahan, membangun karakter kepribadian itu yang paling penting. Kita tidak akan menangih hasil pada mereka karena itu akan otomatis. Kita bangun dulu karakter kepribadian,” tambah KPN Bachmid.

KPN Bachmid memang mengakui jika PN Manado dengan nilai akreditasi Disclaimer.

“Lihatlah dimana titik titik itu. Berikut ketika mereka merasa turut memiliki. Ketergantungan kepada pimpinan itu menjadi kecil. Mereka bisa membangun dengan strategi yang ada,” akui KPN sembari menambahkan jika jangan terlalu Top Down, semua pimpinan pimpinan, komando komando. Sehingga harus menghidupkan segala lini.

Masih menurut KPN, sisi lainnya, poin dari kegiatan HUT RI ini , dicontohkan-nya, “Ada karyawan yang “bandel”. Tapi saya lihat sejak awal, dia malah partisipan yang membuat kita semua ini merasa turut memiliki , kita masuk dari poin poin seperti itu,”.

Disentil adakah yang tidak mengikuti upacara atau kegiataan HUT RI, dan apakah ada sanksi jika tidak mengikuti.

Dengan tegas dikatakan KPN, tentunya ada sanksi, bisa teguran awalnya , dan terburuk tentunya potongan dari PT nantinya. “Semua mengikuti sejak upacara bendera di PT dan kegiatan tadi,” tutup KPN Bachmid. (ely)

Tags: