Arah Pemilih Generasi Milenial di Pemilu 2019

TopikSulut.com,Manado – Tahun 2019 akan berlangsung Pemilihan Umum secara serentak, mulai dari Pemilihan Presiden (Pilpres) sampai Pemilihan Legislator (Pileg). Pemilu serentak tahun 2019 nanti juga adalah awal dari penerapan peraturan dan undang-undang yang baru, parpol serta para calon peserta pemilu harus bisa menyesuaikan strategi politiknya.

Berdasarkan proporsi usia pemilih, Pemilu 2019 akan diikuti oleh sekitar 40% pemilih usia 17-35 tahun. Itu artinya generasi milenial akan turut mewarnai peta dukungan politik 2019, bahkan akan menentukan siapa calon Pemimpin serta wakil rakyat yang akan terpilih nanti di Pemilu 2019.

Pengamat Politik & Pemilu Sulawesi Utara Ferry Daud Liando mengatakan kaum milenial cenderung Indentik dengan pemilih pemula. Menurutnya, Karakter pemilih ini masih sangat minim referensi soal calon-calon yang Ideal dan juga mayoritas jenis pemilih ini belum bisa memposisikan diri sebagai pemilih yang rasional, namun generasi ini merupakan generasi yang melek informasi dan terkoneksi (connected) melalui jejaring media sosial digital, yang terhubung melalui internet dengan cepat.

Generasi Milenial identik dengan smartphone dan media sosial sehingga generasi ini dinilai strategis bagi calon wakil rakyat yang nanti berkampanye dan berinteraksi lewat media sosial.

Selain itu menurut Liando faktor lain juga yang mempengaruhi sikap politik generasi milenial diantaranya Faktor pengaruh orang tua, Faktor pertemanan serta Faktor kesenangan.

“Artinya siapa yang akan dipilih oleh orang tua, maka kecenderungan itu yang akan di pilih. Faktor pertemanan apa yang akan dipilih oleh teman-teman terdekat maka itu yg akan dipilih. serta faktor kesenangan dimana calon yang dianggap disenangi maka itu yg akan dipilih. Jika ada calon yang berasal dari artis atau calon bergaya jaman now, maka akan berpengaruh pada pilihan pemilih milenial,”ujar Liando yang juga merupakan Dosen FISIP Unsrat Manado. (Enal)