Kejati Sulut JPN Bidang DATUN Dipercayakan PT Wika Kerjasama melalui MOU

TOPIKSULUT.COM, MANADO – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut (Sulawesi Utara) mendapat kepercayaan dari salah satu BUMN yang terkemuka saat ini di bidang konstruksi untuk penanganan masalah Perdata dan Tata Usaha Negara sebagai JPN (Jaksa Pengacara Negara) pada bidang DATUN.

Melalui MOU Nota Kesepahaman Bersama (Memorandum of Understanding) DATUN yang berlaku selama 2 tahun kedepan, antara Kejati Sulut dan PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk (PT WIKA) , dalam penanda- tanganan yang dilaksana-kan di Hotel Inna Beach Sanur Bali Lt. 10 Bali Hai Room, Jumat (30/11/2018) pukul 15.00 wita, baru baru ini.

Adapun para pihak, Kajati Sulut M. Roskanedi SH yang didampingi oleh Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Sulut Jurist Precisely Sitepu, SH. MH dan Direktur Utama PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk (PT WIKA) , Bambang Pramujo.

Direktur Capital PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk menyambut baik atas telah tertanda tanganinya MOU ini dikarenakan ke depan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dapat didukung dalam penanganan masalah hukum Perdata dan Tata Usaha Negara baik di dalam pengadilan dan atau di luar pengadilan oleh Jaksa Pengacara Negara (JPN) pada Bidang Datun Kejati Sulawesi Utara.

Kajati Sulut M. Roskanedi demikian juga menyambut baik dan mengapresiasi kepercayaan dari Dirut PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku salah satu Badan Usaha Milik Negara yang terkemuka saat ini di bidang konstruksi atas kepercayaan untuk penanganan masalah Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.

“Adapun fungsi Pengacara Negara yang ada saat ini di NKRI Tercinta hanyalah berada di Kejaksaan, oleh karenanya sudah tepat untuk fungsi penanganan masalah Perdata dan Tata Usaha Negara yang dihadapi oleh PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk yang terjadi di wilayah Propinsi Sulawesi Utara dipercayakan kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara,” ujar Kajati Roskanedi dalam sambutan-nya.

“Mudah-mudahan kedepan Jaksa Pengacara Negara pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara dapat memberikan output dan outcome kinerja yang optimal dan holistik guna kepentingan Prinsipal yakni dalam hal ini PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk,” tutup Kajati.

Dalam penandatangan itu, turut juga disaksikan oleh Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara beserta Jajaran Pejabat dilingkungan Bidang Datun Kejaksaan Agung RI. (*/Rilis)