Tim Macan Polres Minut Lumpuhkan Pencuri Handphone Dengan Timah Panas

Topiksulut.com,Minut-Tim Macan Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Minut kembali menangkap pelaku curian barang elektronik (curanik) jenis handphone berinisial Keren alias KN warga Kelurahan Airmadidi Bawah Kecamatam Airmadidi pada Minggu 9 Mei 2021 lalu. Pelaku yang juga residivis kasus serupa ini telah melakukan pencurian handphone sejak tahun 2016 silam dan telah beraksi di 41 lokasi antar kabupaten/kota di Provinsi Sulut. Dari penangkapan ini, pelaku dihadiahi 1 butir timah panas di betis kaki sebelah kirinya.

Kapolres Minut AKBP Grace KD Rahakbau SIK MSi didampingi Kasat Reskrim AKP Fandi Ba’u SIK dalam konfrensi pers, Selasa 18 Mei 2021, mengatakan, kasus curanik ini bermula dari adanya laporan atau korban asal Desa Tanah Putih Kecamatan Likupang Barat (Likbar) yang mengaku kehilangan handphone miliknya pada tanggal 4 Mei 2021 lalu.

Dari hasil pengembangan dari Satreskim Polres Minut, dicurigai adanya orang yang menjual handphone lewat jual beli online di media sosial Facebook. Setelah ditelusuri, ternyata handphone yang dijual merupakan hasil curian. Tim Macan pun langsung mengejar tersangka yang saat itu berada di Desa Wanga Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Saat ditangkap, korban saat itu hendak makan bakso bersama pacarnya. Karena mencoba kabur, akhirnya tim Macan pun menembak kaki kiri pelaku.
Dijelaskan Kapolres, adapun modus pelaku melakukan pencurian adalah dengan berpura-pura membeli handphone di tempat penjualan. Dengan memanfaatkan kelemahan penjual handphone, saat itu juga pelaku langsung mencuri dan lari dari lokasi.

“Dari hasil penjualan handphone ini, pelaku membeli motor jenis Beet dan itu digunakan untuk kendaraan melakukan pencurian,” jelas Kapolres dibenarkan Kasat Reskrim.

Dari hasil penangkapan ini, Polres Minut berhasil mengamankan 8 unit handphone bersama uang tunai sebanyak Rp21 juta di tangan pelaku. “Pelaku telah melakukan aksinya di Minut, Manado, Tomohon, Kota Kotamobagu dan Minsel. Pelaku terancam kurungan badan maksimal 5 tahun penjara karena telah melanggar Pasal 362 tentang pencurian,” ungkapnya seraya meminta kepada masyarakat Minut agar bisa melapor ke Polres Minut jika telah kehilangan handphone agar bisa dicocokkan dengan barang bukti yang telah diamankan.(gebe) pencurian adalah dengan berpura-pura membeli handphone di tempat penjualan. Dengan memanfaatkan kelemahan penjual handphone, saat itu juga pelaku langsung mencuri dan lari dari lokasi. “Dari hasil penjualan handphone ini, pelaku membeli motor jenis Beet dan itu digunakan untuk kendaraan melakukan pencurian,” jelas Kapolres dibenarkan Kasat Reskrim. Dari hasil penangkapan ini, Polres Minut berhasil mengamankan 8 unit handphone bersama uang tunai sebanyak Rp21 juta di tangan pelaku. “Pelaku telah melakukan aksinya di Minut, Manado, Tomohon, Kota Kotamobagu dan Minsel. Pelaku terancam kurungan badan maksimal 5 tahun penjara karena telah melanggar Pasal 362 tentang pencurian,” ungkapnya seraya meminta kepada masyarakat Minut agar bisa melapor ke Polres Minut jika telah kehilangan handphone agar bisa dicocokkan dengan barang bukti yang telah diamankan.(gebe)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *