SH JUWARA CAFE: Formulasi Nutraceutical dalam Cita Rasa Kopi, Sinergi Relaksasi dan Imunitas

TopikSulut.com

INDONESIA — Dalam lanskap konsumsi fungsional yang kian berkembang, SH JUWARA CAFE hadir sebagai inovasi minuman serbuk kopi krimer berstatus nutraceutical, yakni produk pangan yang tidak hanya memberikan nilai gizi, tetapi juga menyuguhkan manfaat terapeutik.

Mengandung kombinasi Ganoderma lucidum (jamur Lingzhi), kopi instan, gula, dan krimer nabati, produk ini dirancang sebagai bagian dari pendekatan preventif dan promotif dalam gaya hidup modern.

Diformulasikan sebagai Premix Coffee 4 in 1, setiap sajian SH JUWARA CAFE memiliki komposisi yang dirancang untuk menunjang keseimbangan sistem imunologis, memperbaiki homeostasis, serta mendukung resiliensi metabolik.

Produk ini telah mengantongi nomor registrasi resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI ML 867009001417), menandakan kepatuhan terhadap standar keamanan pangan nasional.

Dalam satu sachet (21g), terdapat 0,48% ekstrak Ganoderma lucidum—fitoterapeutik yang dikenal dalam dunia farmakognosi sebagai agen imunomodulator, adaptogenik, dan antioksidan.

Baca juga:  WaBup Minahasa Audiensi ke Kementerian Kebudayaan RI Bahas Dukungan Pemajuan Kebudayaan Daerah

Jamur ini mengandung senyawa bioaktif seperti polisakarida beta-D-glukan, triterpenoid, dan ergosterol, yang telah diteliti dalam berbagai jurnal kedokteran sebagai pendukung sistem imun dan penyeimbang respon inflamasi kronis (chronic low-grade inflammation).

Ibu Delfie Silcje, Konsultan Kesehatan SH JUWARA CAFE, menjelaskan bahwa kopi ini diformulasikan bukan hanya untuk rekreasi rasa, tetapi juga sebagai bagian dari terapi komplementer yang selaras dengan prinsip holistic wellness.

“Ganoderma lucidum merupakan agen bioaktif yang telah terbukti memiliki efek positif pada fungsi sel NK (Natural Killer cells), mengurangi oksidatif stress, dan mendukung detoksifikasi hepatik. SH JUWARA CAFE berupaya menyatukan manfaat-manfaat tersebut dalam satu gelas kopi nikmat,” ujar Delfie.

Sementara itu, kandungan kopi instan (13,57%) berperan dalam stimulasi sistem saraf pusat melalui kafein anhidrat, memberikan efek ergogenik dan kognitif.

Kombinasi ini juga diperkaya dengan krimer nabati yang mengandung natrium kaseinat (turunan protein susu), emulsifier, serta pewarna alami beta-karoten—komponen yang mendukung bioavailabilitas serta stabilitas tekstur dan warna produk.

Baca juga:  𝗞𝗼𝗺𝗽𝗹𝗼𝘁𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗷𝗮𝗿 𝗦𝗽𝗲𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀 𝗣𝗲𝗻𝗰𝘂𝗿𝗶 𝗕𝗮𝗻 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗱𝗶 𝗦𝘂𝗹𝘂𝘁 𝗗𝗶𝗿𝗶𝗻𝗴𝗸𝘂𝘀 𝗧𝗶𝗺 𝗥𝗲𝘀𝗺𝗼𝗯 𝗣𝗼𝗹𝗱𝗮 𝗦𝘂𝗹𝘂𝘁

Produk ini turut mencantumkan peringatan alergen, khususnya terhadap kandungan protein susu dan derivat glukosa, yang penting diperhatikan oleh individu dengan kondisi hipersensitivitas atau intoleransi laktosa.

Label bahan yang dicetak tebal menjadi bagian dari strategi informed choice agar konsumen dapat mengambil keputusan berdasarkan profil fisiologisnya masing-masing.

Untuk mempertahankan integritas senyawa bioaktif, SH JUWARA CAFE dianjurkan disimpan di tempat kering dan terlindung dari sinar matahari langsung—suatu langkah penting dalam stabilitas farmasetik produk berbasis ekstrak alami.

Dengan pendekatan sinergistik antara fitonutrien dan sensasi rasa, SH JUWARA CAFE bukan sekadar sajian harian, melainkan bagian dari gaya hidup preventif dalam menjaga kesehatan tubuh, kestabilan imun, dan keseimbangan energi.

#J.R