Konsolidasi di Desa Touliang, RR-RD Paparkan Visi-Misi Untuk Minahasa Hebat

Topiksulut.com, POLITIK – Lagi, turun lapangan, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa periode 2018-2023 Ir. Royke Roring-Robby Dondokambey S.Si (RR-RD) usungan PDI-P, Demokrat, Gerindra, Hanura dan PKB dari nomor urut dua, sore tadi bertempat di desa Touliang Kecamatan Kakas Barat Kabupaten Minahasa, kembali gelar konsolidasi bersama ratusan pendukung setia RR-RD. (Kamis 21/2/2018).

Dihadapan ratusan pendukung setia, RR-RD sempat memaparkan visi-misi mereka untuk menjadikan Kabupaten Minahasa semakin hebat lagi kedepannya.

“Visi kami (RR-RD) adalah untuk membangun Kabupaten Minahasa semakin hebat lagi kedepannya, walaupun tidak bisa dipugkiri, Minahasa sebagai Kabupaten induk sudah Hebat di tangan OD-SK, tapi jika Tuhan berkenan melalui dukungan dan pilihan bapak-ibu saudara/saudari, tanggal 27 Juni mendatang kami terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Minahasa 2018-2023 maka Visi kami dapat kami realisasikan di Kabupaten tercinta ini”, jelas RR.

Tidak hanya bicara Visi, RR-RD juga sempat memaparkan Misi mereka kedepan yang tertuang dalam  lima misi utama dan 22 program prioritas.

“Misi kami ada 5, dibarengi dengan 22 program prioritas, tapi belum bisa kami jabarkan saat ini, karena waktu yang ditetapkan masing-masing calon cuman sampai pukul 5 sore”, ucap RR.

Namun demikian, RR-RD juga sempat membeberkan sedikit program mereka yang antara lain di sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur juga pertanian dan perikanan, sosial kemasyarakatan, pembangunan aparatur pemerintah bersih dan berwibawa.

“Jadi untuk program kesehatan, saat ini tercover oleh BPJS sudah 75 persen. Kami janjikan jika terpilih akan menjadikan 100 persen masyarakat Minahasa full coverage,” janjinya sembari mengatakan bahwa pihak mereka akan menyiapkan tunjangan dana duka.

“Program kami juga diupayakan setiap kecamatan akan ada ambulance, mobil jenasah dan pemadam kebakaran, karena kami benar-benar menghargai kesehatan dan nyawa seseorang”, sambungnya.

Untuk di bidang pendidikan, RR-RD berupaya agar tidak ada lagi pungutan.

“Kami juga nantinya menyiapkan tempat untuk pengaduan. Setiap setiap minggu hari Rabu jam 7-9 kami akan menerima keluhan masyarakat. Seperti call center di mana semua keluhan akan kami jawab langsung,” tuturnya.

Sementara, Robby Dondokambey mengatakan semua program yang dipaparkan ada hubungannya dengan dana. Dana itu kalau dimanfaatkan dari pendapatan asli daerah pastinya tidak cukup. Makanya, solusinya harus bersinergi dengan pemerintah pusat.

“Harus satu poros, dari pemerintah pusat pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Harus mengalir begitu dari atas sampai ke bawah. Jadi, jika ada pelayanan yang kurang bisa kami minta di provinsi,” terang RD.

“Semua program itu bisa jalan, itu karena ASN. Nah kesejahteraan ASN akan kami perhatikan,” tambah Roring.(Chris)