Kualitas Bangunan RSUD Mitra Dinilai Buruk, LPI-Tipikor Sulut Angkat Bicara

TopikSulut.com – Pembangunan Rumah Sakit Umum di Minahasa Tenggara yang menggunakan APBN T.A 2016 dinilai sangat buruk dari segi kualitas bangunan.

Gedung yang baru dibangun 2 tahun tersebut oleh Perusahaan pemenang tender PT.Sengigilang saat ini di beberapa titik dinding terlihat retak. Hal ini dinilai sangat beresiko bagi sejumlah pengunjung serta pasien yang berkunjung ke rumah sakit Mitra tersebut.

menanggapi hal ini, Kepala Divisi Investigasi LSM LPI-Tipikor Sulut Jaino Maliki, angkat Suara. dirinya menduga ada ketidakberesan dalam proses pelaksanaan proyek tersebut, yang berdampak pada buruknya kualitas fisik bangunan rumah sakit.

“jika melihat kondisi fisik bangunan yang sudah retak-retak, kami menduga kualitas bangunannya dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis. ini mengindikasi adanya praktik KKN serta adanya kerugian negara. ini perlu dilirik penegak hukum,” tegas Maliki kepada TopikSulut.com.

jika benar ada praktik korupsi dalam pelaksanaan proyek tersebut, pihaknya selaku pegiat anti korupsi siap mengawal kasus ini ke ranah hukum.

“sesuai aturan tentunya kami secara kelembagaan akan mengirim surat klarifikasi tertulis kepada Kadis Kesehatan saat itu, selaku Kuasa Pengguna Anggaran. jika dalam kurun waktu yang ditentukan tidak ada klarifikasi, barulah kasus ini kami bawa ke ranah hukum,” pungkasnya.

Sekedar diketahui saat proyek itu dikerjakan Kadis Kesehatan Kabupaten Mitra masih dijabat RT Alias Rinny yang saat ini menjabat Kadis Sosial Provinsi Sulut.

Sementara itu saat ditemui untuk dimintai penjelasan terkait masalah ini RT sedang tidak berada di kantor dan upaya konfirmasi lewat Whatsapp dirinnya tidak menjawab sampai berita ini diturunkan. (TS)