Para Terdakwa Tipikor Dana Premi Asuransi Kesehatan untuk Aleg DPRD Bolsel TA 2012 Divonis

TOPIKSULUT.COM, MANADO- Majelis Hakim Arkanu , dkk dalam putusan, memvonis dua Terdakwa bersalah melakukan korupsi atas dana premi asuransi kesehatan untuk 20 Aleg (Anggota Legislatif) DPRD Kabupaten Bolsel (Bolaang Mongondouw Selatan), dalam sidang di Pengadilan Tipikor Manado, Senin (26/11/18).

Masing masing, AMM alias Musa selaku mantan Sekertaris Dewan (Sekwan), dipidana 1 tahun penjara disertai denda Rp50 juta subsider 1 bulan penjara. Selain itu Musa dikenakan uang pengganti Rp 3 juta subsider 3 bulan penjara.

Untuk Terdakwa MUS alias Merry sebagai finance konsultan, dihukum 1 Tahun dan 4 bulan penjara, disertai denda Rp50 juta subsider 1 bulan penjara. Merry juga dikenakan uang pengganti Rp242 juta , jika tidak dapat mengganti , 3 bulan penjara.

“Keduanya dikenakan pasal 3 jo pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU no 31, tentang pemberantasan Tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana,” ujar Ketua Majelis Hakim Arkanu, dalam putusannya.

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kejari Kotamobagu. Musa sebelumnya dituntut 1 tahun dan 6 bulan penjara, denda Rp 50 juta subsider 3 bulan penjara. Musa juga dikenakan uang pengganti Rp 3 juta , subsider 9 bulan penjara.

Sementara untuk Merry, 2 tahun penjara, disertai denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan. Merry dikenakan uang pengganti Rp242 juta subsidair 1 Tahun penjara.

Sebagaimana dalam dakwaan JPU , kasus ini terjadi dikala DPRD Bolsel melakukan pengadaan premi asuransi Sekitar bulan Juni 2012 sampai Agustus 2012. Premi asuransi kesehatan tersebut dibagikan kepada Ketua dan 18 anggota DPRD Bolsel. Dalam pengadaan tersebut Total anggaran yang dikeluarkan Rp270 juta, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dikarenakan sudah memasuki pertengahan tahun, dan desakan dari Anggota DPRD Bolsel, dilakukan tender yang pada saat itu Terdakwa Musa sebagai Pengguna Anggaran (PA).

Singkatnya, pelelangan dimenang -kan oleh Terdakwa Merry yang dari CV Citra Lestari KSO dari PT AXA Financial Indonesia.

Dalam prosesnya, Terdakwa Merry mengajukan permohonan pembayaran 100 persen kepada Sekertariat Dewan Bolsel. Terdakwa Musa selaku Pengguna Anggaran, menyetujui dan menandatangani Surat Perintah Membayar (SPM).

Dana pun masuk ke rekening PT AXA Financial Indonesia, rek BRI-Molibagu. Pada kenyataannya, PT AXA Financial tak pernah mendirikan anak cabang di Kabupaten Bolsel. Perbuatan terdakwa kemudian terbongkar ketika ada salah satu Aleg DPRD yang sakit, ketika akan mengklaim polis, ternyata kosong.Akibat perbuatan para terdakwa, negara merugi Rp275 juta. (Ely)