PNS Wajib Baca, Ini Penjelasan Dirut Soal “Hengkangnya”, Sejumlah Kabupaten Dari Bank SulutGo

Topiksulut.com, PEMERINTAHAN –Terkait adanya sejumlah Kepala Daerah Kabupaten di Sulawesi Utara yang memindahkan RKUD mereka dari Bank SulutGo yang merupakan Bank Daerah ke Bank lain, Direktur Utama Bank SulutGo Jeffry Dendeng siang tadi (kamis 31/01/2019) kepada Topiksulut.com secara tegas mengatakan bahwa perpindahan tersebut tidak berpengaruh pada keuntungan Bank Daerah tersebut.

”Tidak berpengaruh, seperti yang sudah disampaikan pak Gubernur, hanya saja keuntungan yang berkurang, tapi pada dasarnya tidak punya pengaruh lebih, contoh saja jika kita membuka usaha seperti warung, jika biasanya kita untungnya satu juta, kali ini berkurang jadi sembilan ratus ribu saja, jadi tidak berpengaruh”, tutur Dendeng.

Dendeng pun menjelaskan bahwa Bank yang dikepalainya tersebut masih dalam keadaan stabil. Hal itu menerut Dendeng dibuktikan dengan CAR 16,9 dan risiko lukuiditas sangat kecil. Bahkan dirinya mengatakan bahwa untuk risiko likuiditas paling sering dikontrol oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dan hal itu tidak menjadikan dirinya khawatir.

”Tidak perlu khawatir, likuiditas itu risiko paling utama karena hal ini merupakan bagian dari kewajiban Bank membayar nasabah apabila terjadi sesuatu. Karena kalau diukur dari LFR nya, perbandingan kredit dan dana itu rasionya. Oleh OJK 80% hingga 92%. Bank Sulut LFR di bawah 100 persen. Boleh cek bank lainnya,” jelasnya.

Dendeng pun menjelaskan bahwa Bank Sulutgo selama ini telah memberikan kredit kepada debitur dengan syarat wajib menyertakan jaminan.

“Tentu yang namanya kredit itu harus ada jaminan, contohnya saja PNS, jika mengajukan kredit, maka yang menjadi jaminan adalah gaji pokok mereka”, jelasnya.

Menariknya, dijelaskan Jeffry Dendeng, bahwa dengan banyaknya kredit para PNS baik provinsi maupun kabupaten/kota di Bank SulutGo, tentu akan sedikit terjadi kendala jika beberapa Kabupaten/kota memeindahkan rekening mereka ke Bank lain.

”Jadi begini, mereka (PNS/ASN) kan mengajukan kredit melalui Bank SulutGo, dan gaji mereka itu menjadi jaminannya, sekarang yang menjadi masalahnya jika rekening mereka dipindahkan oleh pimpinan mereka, sudah tentu PNS tersebut harus membayar/melunasi kredit mereka dahulu di Bank SulutGo, atau surih Pemda nya yang bantu memotong”, beber Dendeng. (CHRIS)