TopikSulut,Bitung- Aneh tapi nyata. Mungkin ini kalimat yang tepat menanggapi proses penyaluran covid-19 di Bitung. Bagaimana tidak, dalam daftar penyaluran bantuan oleh pemerintah Kota Bitung kepada warga yang terdampak dengan pandemi virus corona (Covid-19), terdapat warga yang sudah meninggal belasan tahun.

Hal ini terjadi di Kelurahan Girian Indah, Kecamatan Girian. “Kami (masyarakat_red) bingung dengan data yang digunakan pemerintah karena orang meninggal yang sudah belasan tahun masuk dalam daftar penerima bantuan. Sedangkan kami yang masih hidup tidak ada sentuhan berupa bantuan,” ujar salah satu warga Kelurahan Girian Indah, yang menolak namanya dipublikasi.
Janda cerai mati ini juga menyatakan, ketidak akuratnya data tersebut mengakibatkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat. “Yang kami harapkan kepada pemerintah khusunya Wali Kota Bitung untuk mengevaluasi data penerima bantuan kepada warga yang betul-betul terdampak dengan wabah ini,” harapnya.
Hal serupa juga terjadi di Kelurahan Tanjung Merah. “Ada berapa yang sudah meningal beberapa tahun, masuk dalam daftar penerima,” ujar beberapa warga setempat.
Camat Girian, Muslih Antameng, S. Sos saat dikonfirmasi via WhatsApp membantah, terkait dengan adanya penyaluran bantuan kepada orang yang sudah belasan tahun meninggal dunia.
“Saya sudah kordinasi dengan lurah setempat, dan hasilnya tidak ada bantuan disalurkan ke orang yang sudah meninggal,” tegas Antameng. Meski begitu, mantan Kepala Bidang di Dinas Kebersihan ini tak menampik dengan adanya salah satu warga yang sudah meninggal dunia masuk dalam daftar bantuan.
“Memang ada, tapi itu di Lingkungan VII marga Harun. Tapi bantuan untuk almarhum sudah diahlikan ke penerima yang lain oleh Lurah karena yang meninggal itu tidak ada ahli waris,” pungkasnya. (hzq)

