TOMOHON, topiksulut.com – Salah satu lembaga survei yang digunakan pada Pemilihan Presuden (Pilpres) 2019 yang lalu, Indikator Politik menjadi salah satu yang dipercayakan dari kurang lebih 8 lembaga yang direkomendasi oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk melakukan survei kandidat calon pemimpin daerah untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada 2020).
Setelah beberapa waktu yang lalu lembaga survei Pusat Studi Demokrasi dan HAM (PusDeHAM) membeberkan hasil surveinya. Kali ini lembaga survei Indikator Politik mengeluarkan hasil survei kandidat “Walikota Tomohon” dan menempatkan Syerly Adelyn Sompotan unggul jauh dari 23 kandidat Calon Walikota dengan raihan 35.8%.
Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia diakui keabsahannya oleh Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulut Raski Mokodompit SH, bahwa DPP Partai Golkar memiliki kurang lebih dari 8 Lembaga survei yang sudah direkomendasikam termasuk LS Indikator Politik Indonesia.
“Ia benar bahwa ada kurang lebih delapan lembaga survei yang direkomendasikan oleh DPP PG, salah satunya Indikator Politik Indonesia, jadi kalau hasilnya siapa yang paling teratas itu sesuai dengan metode pengambilan sample lembaga survei tersebut”. Ujar Rasky.
Rasky menambahkan bahwa DPP akan melakukan survei akhir sebagai penentuan siapa yang akan berhak mendapatkan tiket sebagai calon Walikota yang nantinya akan diusung oleh partai Golkar Tomohon.
Sementara itu Syerly Adelyn Sompotan menyikapi hasil servei Indikator politik yang menempatkan namanya teratas, kepada wartawan SAS sapaan akrab Syerly Adelyn Sompotan mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil yang dikeluarkan oleh lembaga survei. (24/6) 2020.
“Puji Tuhan semua itu atas seijin dari Sang Pencipta,” Ujar SAS.
Dengan hasil itu juga SAS mengaminkan dan menyerahkan semuanya pada DPP Partai Golkar.
“Doakan saja ! dan selanjutnya kita tunggu putusan DPP Partai Golkar”. Singkat SAS.
Salah satu simulasi.
Pilihan kepada Calon Walikota (Simulasi 23 Nama Semi Terbuka), dengan pertanyaan pada responden, “Seandainya pemilihan langsung Walikota TOMOHON dilaksanakan pada hari ini, siapa yang akan lbu/Bapak
pilih atau dianggap paling pantas menjadi Walikota”
Dari hasil itu menempatkan Syerly Adelyn Sompotan paling tertinggi dukungannya, 35.8%, kemudian disusul Jilly Gabriella Eman 17%, Miky Junita L. Wenur 13.7%, Caroll J.A. Senduk 7.5%, Johny Runtuwene 5.6%, Wenny
Lumentut 5.2%, nama lain lebih sedikit, dibawah 2%. Sementara yang belum menyebutkan nama 7.3%.
(kim)






