Cegah Stunting, JGKWL Serahkan Bantuan Bagi 9 Kelompok Wanita Tani

Topiksulut.com,Minut-Guna mencegah kasus stunting pada anak, maka penyediaan makanan bergizi sangat diperlukan oleh setiap rumah tangga. Bahkan, penyediaan makanan bergizi ini bisa diperoleh di lahan-lahan perkarangan rumah. Hal itu dikatakan oleh Bupati Minut Joune Ganda SE saat menyerahkan bantuan kepada 9 kelompok wanita tani melalui Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian RI melalui Badan Ketahanan Pangan Nasional dan Dinas Ketahanan Pangan Minut, Jumat 19 Maret 2021 di atrium kantor Bupati.

“Setiap kelompok yang terdiri dari 30 anggota akan dapat bantuan dan disetor langsung ke rekening kelompok tani. Manfaatkan bantuan ini untuk mencegah penambahan kasus stunting di Minut,” ujar Bupati JG saat didampingi Wakil Bupati Minut Kevin W Lotulung SH.

Lanjut dikatakan Bupati JG, bantuan ini dikategorikan dalam kelompok penumbuhan yakni Desa Bahoi, Ponto, Sonsilo, Kaasar dan Tumaluntung menerima bantuan Rp60 juta. Sedangkan Desa Minaesa, Warisa Kampung Baru, Likupang Kampung Ambon, Kokoleh Satu menerima bantuan Rp15 juta yang dikategorikan sebagai kelompok wanita tani tahap pengembangan.

“Bantuan ini akan kami realisasinya di lapangan nanti. Jika dana bantuan ini digunakan untuk keperluan lain, maka kelompok tersebut tidak akan mendapatkan bantuan lagi. Jadi diingatkan kembalo jika tujuan bantuan ini untuk penanganan stunting,” jelasnya.

Sementara itu, Kadis Ketahanan Pangan Minut, Yohana Manua mengungkapkan, 9 Kelompok Wanita Tani ini sudah diverifikasi dan diindentifikasi oleh Distan Sulut. “Desa yang berkategori desa bertumbuh menerima bantuan Rp60 juta, sedangkan desa berkembang menerima Rp15 juta.(gebe)