Topiksulut.com,Manado-Usai melaksanakan kegiatan pelepasan ‘Gerakan Mobil Masker Untuk Masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara’ yang dilaksanakan di kantor Gubernur Sulut, Kepala BNPB selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito langsung mendatangi kantor Kesbangpol Sulut, Sabtu 9 Oktober 2021.
Kedatangan Ganip disambut oleh Kepala Kesbangpol Sulut Evans Steven Liow SSos ini bertujuan untuk melihat kesiapan Posko Relawan Sulut Hebat Kompak Lawan Covid-19 yang dibentuk oleh Kesbangpol Sulut dalam memerangi pandemi Covid-19 di daerah Nyiur Melambai.
Kepala Kesbangpol dalam penyampaiannya kepada Kepala BNPB mengatakan jika pihaknya akan melibatkan organisasi masyarakat (ormas) dalam membantu penyaluran masker kepada masyarakat. Bahkan saat ini sudah ada 17 ormas adat yang menyatakan siap membantu.
“Setelah masker ini dijalankan, pekan depan akan diikuti dengan pembagian bantuan sosial. Dukungan ini akan bertambah dari pusat dengan melibatkan tokoh masyarakat dan ormas,” katanya.
Adanya program pemberian masker ini, kata Liow, akan sangat didukung Pemprov Sulut. Ini agar Herd immunity bisa tercipta di masyarakat.
“Ancaman gelombang ketiga di bulan Desember harus kita cegah dengan deteksi dini. Untuk itu, peran serta semua elemen masyarakat harus dimaksimal,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito menyambut baik adanya posko tersebut. Sebab, posko relawan ini sangat berperan penting dalam melawan Covid-19. Apalagi bulan Desember sudah diprediksikan ada ada gelombang ketiga Covid-19 sehingga sangat dibutuhkan perhatiam serius pemerintah dan semua elemen masyarakat.
“Covid mengancam eksistensi bangsa sehingga harus melibatkan semua komponen. Sebab keutuhan, kedaulatan dan keselamatan bangsa jangan sampai hancur karena Covid-19,” tandasnya.
Untuk itu dirinya meminta agar perilaku masyarakat harus diubah dengan terus menerapkan prokes. Bahkan vaksin pun harus dilaksanakan terus agar kekebalam imun di masyarakat terus terjaga.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri sehingga harus melibatkan semua elemen masyarakat. Saya salud kepada ormas dan lembaga adat di Sulut yang sudah ikut berperan mengingat kita harus mewaspadai gelombang ketiga Covid yang diprediksi akan berlangsung bulan Desember mendatang,” ungkapnya seraya berharap agar masyarakat jangan lengah terhadap prokes.(glen)






