Bagikan 10 Ribu Sertifikat Tanah, ODSK Dapat Pujian Dari BPN Sulut

Topiksulut.com,Manado-Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah. Hal ini dibuktikan dengan diserahkan secara simbolis 10 ribu sertifikat tanah bagi masyarakat Sulut melalui kegiatan penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat provinsi Sulut, Kalimantan Barat dan Bali di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Rabu 15 Desember 2021.

Kegiatan yang turut dihadiri oleh 100 penerima sertifikat pertama, disaksikan oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Sulut, Lutfi Zakaria.

“Kami akan berikan secara bertahap melalui kantor pertanahan yang ada di kabupaten/kota,” kata Zakaria.

Menurut Zakaria, adanya program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, membuat jumlah bidang tanah terdaftar di Sulut meningkat signifikan. Bahkan PTSL di Sulut juga dilaksanakan di daerah kepulauan termasuk termasuk Pulau Bangka yang menjadi penunjang KEK Likupang serta beberapa pulau di Kepulauan Sangihe.

“Ini merupakan kerjasama harmonis antara jajaran Kementerian ATR, Pemda, Forkopimda dan tokoh masyarakat,” ujar Lutfi seraya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Sulut Steven Kandouw yang mendukung program PTSL.

Wagub Sulut Steven Kandouw mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ATR/BPN atas program pemberian sertifikat tersebut.

Menurut Kandouw, kebijakan itu sangat mempengaruhi road map pemerintahan Sulut dan memberikan manfaat bagi rakyat.

“Pemprov Sulut terus mendukung upaya, ikthiar dan semangat Kementerian ATR,” tegas Kandouw.

Sementara itu, Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil menjelaskan pemberian sertifikat tanah gratis merupakan program Presiden Joko Widodo yang konsen dengan kesejahteraan masyarakat. Pujian pun diberikan kepada para kepala dan jajaran yang tetap semangat sampai sekarang.

“Karena saya tahu pekerjaan ini tidak mudah, apalagi di daerah-daerah tertentu,” tambahnya.(glen/*)