TopikSulut,Bitung- Pagelaran adat Tulude tahun 2022 yang merupakan tradisi warga Nusa Utara (Sangihe, Sitaro dan Talaud), yang dilakukan secara hybrid iven dan virtual di Kota Bitung, tepatnya di belakang restaurant Riverside di Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari berlangsung sukses dan meriah serta penuh nuansa adat.


Kegiatan ini dihadiri oleh Walikota Maurits Mantiri dan Wakil Walikota, Hengky Honandar serta ketua dan sekretaris TP PKK, Ny Rita Mantiri Tangkudung dan Ny Ellen Honandar Sondakh, serta sejumlah pejabat dari Kementrian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan sejumlah turis Asing dari berbagai negara

Pada sesi pemotongan Kue Tamo yang menjadi simbol berkat Tuhan Yang Maha Esa, sehingga harus disyukuri, sangat nampak dan terasa upacara nuansa adat.

Wali Kota Ir Maurits Mantiri MM dalam sambutanya mengapresiasi akan terselenggaranya upacara adat Tulude ini, karena merupakan bakti dan karya nyata serta sebuah kerja bersama-sama, karena anggaran pemerintah tidak sepenuhnya menopang iven tahunan ini.

“Tentu dengan dilaksanakannya upacara adat Tulude ini, diharapkan dapat menjadi penyangga budaya pariwisata di Indonesia,” katanya Mantiri yang menggunakan pakaian adat Nusa Utara.

Semehtara itu, dari Kemenparekraf melalui Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif, Hariyanto mengatakan, suatu kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri Kemenparekraf karena boleh hadir serta menjadi bagian dalam Upacara Adat Tulude Pemkot Bitung tahun 2022 ini.

Selain itu Hariyanto mengatakan iven Tulude sangat sarat dengan budaya serta menjadi potensi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang mulai menggeliat seiring melandainya kasus COVID-19.
Hadir juga pada upacara Adat Tulude ini Kadis Kehutanan Sulut, Jemmy Ringkuangan AP M.SI serta jajaran Forkompimda Bitung dan jajaran pejabat Esellon 2 serta puluhan undangan dan Tokoh-Tokoh Adat dan Agama lainya. (hzq)

