Topiksulut.com,Manado–Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat mudik lebaran, maka Pemprov Sulut melalui Dinas Perhubungan Daerah (Dishubda) Sulut akan menyiapkan sebanyak 1.621 armada khusus darat. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Dishubda Sulut Izak Rey dalam laporannya di Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1443 Hijriah Tahun 2022 di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut, Kamis 7 April 2022.
Dirinya mengatakan jika jumlah armada tersebut siap melayani penumpang dengan aman, nyaman dan selamat selama Lebaran tahun 2022.
“Kami mengharapkan usulan dari instansi terkait dalam pelaksanaan Lebaran dan tujuan lainnya adalah untuk menyamakan persepsi serta sinergitas pelaksanaan dan kebutuhan selama lebaran ini. Tapi biasanya tak signifikan. Tak sama dengan di Pulau Jawa,” tandasnya.
Sementara itu, Sekdprov Asiano Gamy Kawatu saat membuka rakor tersebut mengatakan, rakor ini rutin dilakukan khususnya mengantisipasi arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2022.
Dirinya meminta semua lini, baik udara, laut maupun darat menjadi perhatian dalam pelaksanaan transportasi saat Lebaran tahun ini. Namun, lebih dititikberatkan di sektor darat.
“Darat masih sesuatu agak sulit dilakukan. Kecuali di batas-batas provinsi, Sulut dengan Gorontalo. Kami berharap ketika rapat ini dilaksanakan dengan upaya antisipatif dalam kaitannya memasuki suasana Lebaran,” ungkapnya.
Menurut dia, antisipasi ekstra perlu dilakukan, sebab diperkirakan arus mudik Lebaran tahun ini cukup tinggi.
“Senantiasa berupaya antisipasi hal-hal yang tak diinginkan dalam konteks transportasi. Perjalanan berjalan aman, nyaman dan selamat dalam transportasi. Dan jangan diabaikan, protokol kesehatan tetap dilakukan,” pungkasnya.
Turut hadir dalam rakor tersebut yakni pihak kepolisian dan TNI, serta perwakilan dari dinas perhubungan kabupaten/kota.(glen/*)






