
Topiksulut.Com_Ketua Komisi IX DPR RI Felly Esterlita Runtuwene SE bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Manado melakukan peluncuran Produk Obat Tradisional Minyak Tawaang sebagai produksi lokal Minahasa Selatan.(21/04/2022)
Minyak Tawaang sendiri adalah obat tradisional yang di Ramu dari berbagai macam tanaman obat yang terdapat di Wilayah Minahasa Selatan.Ini adlah obat warisan budaya yang dikembangkan secara turun temurun yang di gunakan oleh para tetua kampung dalam melakukan pengobatan pada setiap penyakit.
Melihat perkembangan minyak Tawaang yang telah dikenal secara luas maka Ketua Komisi IX DPR RI Felly Esterlita Runtuwene SE menggandeng BPOM Manado untuk melakukan labelisasi produk agar pemasaran nya tidak mengalami kendala.
Dalam penyampaian nya ketua komisi IX DPR RI Felly Esterlita Runtuwene SE,
“Minyak Tawaang ini Saya sudah kenal kurang lebih 36 tahun tentang adanya Minyak Tawaang dan biasanya klo kami sakit perut minyak Tawaang ini sering di minum,Tidak hanya itu bahkan untuk pengobatan kepada hewan kami sering menggunakan Minyak Tawaang Tawaang,utk mendapatkan ijin edar dari BPOM memang tidak mudah makanya kita harus syukuri karena telah mendapatkan ijin ini.”ujar FER
Sementara itu hal senada disampaikan kepala BPOM Manado, Dra. Hariany.S.Apt
“Mutu harus terjaga baik tentang kebersihan pengelohan Sampai pada pemasaran,Karna telah memilki ijin edar hal hal di atas perlu di jaga agar tidak menimbulkan dampak lain di pasaran”ujar Kepala BPOM Manado
Ditambahkan Felly Esterlita Runtuwene SE”Mari dijaga produksinya mulai dari proses dari hulu ke hilir harus di kontrol agar mutu terjaga ,jadi mari kita tetap jaga produksinya dan di pertahankan agar usaha ini bisa jadi besar nanti”jelas FER
Minyak Tawaang dikelola oleh Kelompok Bahtera selaku pengelola utama produksi Minyak Tawaang.Treis Borang selaku Ketua kelompok Bahtera menyampaikan”Minyak Tawaang telah ada lebih dari 30 tahun sebagai obat tradisional secara turun temurun yang di olah dan diramu lebih dari 30 tanaman obat sehingga menghasilkan minyak Tawaang “ucap ketua kelompok Bahtera .
Peluncuran ini dihadiri oleh Ketua Komisi IX DPR RI Felly Esterlita Runtuwene, Anggota DPRD Provinsi Sulut Stela Marlina Runtuwene,Dra.Hariany.S.Apt Kepala BPOM Manado, Kepala Dinas PTSP Ronald Paat,Kadis UMKM DR.Meidy Maindoka, Kadisperindag Adrian Sumeweng, Manager Bisnis Kimia Farma Made Nugraha Kusuma Jaya,Staf Ahli bidang UMKM Immanuel Tapang,Dinas Kesehatan Bidang PRT, Pemerintah Kecamatan dan Desa Tawaang .
((Hemsi)






