Lantik 2 Kepsek dan 1 Pejabat Pengawas, Sekprov Tekankan Soal Kepercayaan

Topiksulut,com.Manado-Gubernur Sulut Olly Dondokambey da Wagub Steven Kandou (ODSK) kembali melakukan penyegaran mutasi jabatan untuk kepala sekolah (Kepsek) dan pejabat pengawasan pendidikan di jajaran Dinas Pendidikan Sulut. Hal ini terlihat dengan dilaksanakannya pelantikan dan pengambilan janji jabatan 2 Kepsek SMA/SMK serta 1 pejabat pengawas oleh Penjabat Sekprov Sulut Praseno Hadi di ruang CJ Rantung kantor Gubernur, Selasa 8 Agustus 2022.

Pelantikan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut dr Grace L Penuh MKes dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut Clay J Dondokambey.

“Saya percaya bahwa saudara saudara akan melaksanakan tugas dengan bnaiknya sesuai tugas dan tanggungjawab yang diberikan,” kata Sekprov sebelum memimpin pengambilan sumpah dan janji.

Baca juga:  Dicap Penyerobot Tanah di Ratatotok, Eddy Emor Minta Keadilan.

Ketiga pejabat yang dilantik yakni Evita Tambayong, Kasubid Hubungan Antar Lembaga di Badan Penghubung Pemprov Sulut, di Jakarta. Selanjutnya, 2 kepala sekolah yang dilantik adalah Dr Florensia Rembet yang dulunya adalah Wakil Kepala SMAN 2 Manado, kini dipercayakan menjadi Kepala SMA Guru Lombok Kalawat. Selain itu, juga dilantik Altje Salele SPd sebagai Kepsek SMKN 6 Manado.

Gubernur Sulut dalam sambutan yang disampaikan oleh Sekprov Sulut Praseno Hadi menyampaikan jika mutasi jabatan ini merupakan hal yang biasa dalam sistem pemerintahan. Namun ada hal yang perlu dilaksanakan pejabat yang baru dilantik yakni ada menjaga kepercayaan.

“Perlu diingat jika jabatan itu adalah kepercayaan. Orang pintar, baik dan mampu memang banyak, tapi yang dipercayakan sedikit. Jadi jaga kepercayaan yang sudah diberikan pimpinan,” ujarnya.

Baca juga:  Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE Jadi Narsum Utama Dalam Kunker Di Unima

Ditambahkannya, bahwa memikul tanggung jawab menjadi Kepsek harus menjadi contoh yang teladan kepada murid dan guru di sekolah.

“Kalau di sekolah yang paling tinggi adalah kepala sekolah. Ibu akan jadi panutan, jadi teladan, termasuk menjadi acuan dalam berperilaku,” tambah Sekprov.(glen/*)