Mantiri Hadiri Kegiatan GNPIP, Inflasi Sulut Masih 4 Persen

TopikSulut,Bitung- Wali Kota Bitung, Ir. Maurits Mantiri, M.M, Senin, (3/10/2022) mengikuti kegiatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Sulawesi, Maluku dan Papua Oleh Bank Indonesia yang bertempat di Ballroom Sintesa Peninsula Manado.

Deputi Bank Indonesia, Aida S Budiman dalam kegiatan ini menjelaskan Gerakan Nasional Pengendaian Inflasi Pangan adalah tindak lanjut dari arahan Presiden yaitu untuk menjaga perekonomian kita, dari ketidakpastian global. Semua indikator didalam negeri yang dipantau, seperti pertumbuhan perekonomian, sektor eksternal, serta UMKM masih berjalan dengan baik. “Inflasi Provinsi Sulawesi utara, masih dibawah 4% dan semoga tetap terjaga,” kata Aida Budiman.

“Kami melihat kedepanya tekanan inflasi masih terus berlanjut serta harga pangan dan energi masih mengalami peningkatan. Untuk itulah kenapa GNPIP penting agar Indonesia dapat terus mengembangkan ekonomi menuju Indonesia maju, harga pangan terkendali dan rakyat sejahtera. GNPIP sendiri sudah dilakukan di 32 kantor perwakilan dan akan terus berlanjut di 46 kantor perwakilan Bank Indonesia,” tambahnya.

Baca juga:  Kodim 1302 Minahasa Bersama Kejari Minahasa Lakukan Pemusnahan 30 Babuk

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara dalam sambutanya menjelaskan bahwa apa yang sudah disampaikan dalam GNPIP ini agar dapat terlaksana dengan baik didaerah Sulawesi, Maluku dan Papua. “Kita bersyukur bahwa sebagian negara-negara besar dunia tingkat inflasinya mencapai 10%. Namun untuk daerah Sulawesi Utara sendiri masih diangka 4%. Ini tidak lepas dari pekerjaan bersama kita, sinergitas Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang selama ini bekerja bersama-sama serta peran perbankan di Sulawesi Utara yang mensupport kegiatan ekonomi demi menjaga inflasi,” kata Gubernur Olly Dondokambey.

Dampaknya kata Olly, dapat dirasakan dimana pertumbuhan ekonomi masih baik walaupun secara global ekonomi melemah. “Saya yakin, kita bisa mencapai 6% diakhir tahun ini karena semester kedua kemarin pertumbuhan ekonomi kita adalah 5,9%. Dalam rangka pengendalian Inflasi nasional 2022, Presiden mengarahkan perlunya mengedepankan sinergi dan komitmen bersama antara Tim Pengendali Inflasi Pusat dan Daerah,” tandasnya.

Baca juga:  Ini Klarifikasi Pengawas SPBU Amurang Terkait Pengisian Jerigen

Gubernur pun mengajak kepada masyarakat Sulawesi Utara, agar terus menjalankan gerakan marijo bakobong, serta memanfaatkan lahan-lahan pertanian yang ada untuk ketahanan pangan daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut, Forkopimda Sulawesi Utara, Bupati serta Walikota se-Sulawesi Utara. (hzq)