Kerja Sama Dengan Yayasan Indonesia Jaya, Dikbud Bitung Gelar Pelatihan Matematika Metode Gasing

TopikSulut,Bitung- Untuk meningkatkan kualitas berhitung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung, bekerja sama dengan Yayasan Indonesia Jaya, Kamis (1/12/2022) menggelar Pelatihan Matematika dengan metode Gasing atau Gampang, Asyik dan Menyenangkan di GOR Bitung.

Pelatihan yang menghadirkan pakar matematika, Prof Yohanes Surya tersebut menurut Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung, Fonny Tumundo, SPd MAP, diikuti para guru dan siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Bitung.

“Tujuan dari pelatihan matematika dengan metode Gasing ini, agar siswa dan guru di Bitung pandai berhitung. Keinginan kami untuk menjadikan siswa dan guru pandai berhitung selaras dengan keinginan Wali Kota Bitung,” ujar Tumundo yang juga menjabat Sekretaris Dinas Dikbud Bitung ini.

Baca juga:  Bupati Frangky Wongkar, SH Buka Rakercab DPC Partai Demokrat Minsel

Para guru dan siswa menurut mantan kepala SMA Negeri 1 Bitung ini, harus belajar menghitung karena hal tersebut bisa membantu seseorang berpikir sistematis. “Efek lainnya dengan mengembangkan berhitung, otak anak bisa berpikir teratur dan mudah dalam mengatur sesuatu,” jelas mantan kepala SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 5 ini.

Pelatihan matematika ini menurutnya adalah ide dan gagasan Wali Kota Bitung, yang dijabarkan atau diprakarsai oleh mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bitung, Eugenie Mantiri, SPd MAP, dengan tujuan agar Anak Bitung Pandai Berhitung.

“Pendidikan didudukkan sebagai salah satu perangkat yang penting dalam membentuk SDM unggul Indonesia, terutama karena tidak lama lagi, sekitar tahun 2045, kita akan menghadapi bonus demografi, dimana jumlah penduduk Indonesia 70 persen-nya berada dalam usia produktif, sedangkan sisanya 30% merupakan penduduk yang tidak produktif,” kata Eugenia Mantiri yang hadir pada acara tersebut.

Baca juga:  RD & Forkopimda Sulam Ulang Narasi Publik Jelang Kemerdekaan

Sementara itu, Plt Asisten 1 Pemkot Bitung, yang juga kepala BKD PP, Forsman Dandel yang turut hadir mengatakan, semua harus memiliki tanggung jawab besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam rangka menciptakan SDM

yang handal.

“Generasi emas ini harus memiliki kecerdasan yang komperehensif, produktif dan inovatif, damai interaksi sosialnya dan berkarakter kuat, sehat, dan berperadaban unggul,” kata Dandel. (hzq)