Simon Eljunai Burnama Tokoh Pendamai Dari Halteng

Topiksulut.Com_Sebuah insiden kelompok yang terjadi baru baru ini di desa lelilef Sawai Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara sempat menghebohkan jagad maya.(25/09/2023)

 

Insiden yang bermula dari Persoalan pribadi yang melebar sampai ke pertikaian kelompok tersebut terjadi antara salah satu kelompok dengan salah satu warga Manado yang berimbas juga kepada seluruh warga Manado yang bekerja disana.

 

Akibat persolan ini menyebabkan situasi sempat memanas dan terjadi aksi balas membalas dari kedua kelompok.Tapi akibat hal ini salah satu tokoh muda asli Desa lelilef Sawai Kecamatan Weda Tengah yang juga merupakan putra Sawai menjadi salah satu tokoh penentu dan pendamai atas maslah ini.

 

Hal ini menjadi viral setelah Simon Eljunai Burnama Putra Sawai dalam sebuah video memberikan pengarahan kepada salah satu pemuda dari kelompok yang bertikai untuk menahan diri dan menjaga tali persaudaraan mengingat saudara saudara kita juga yang masih bekerja atau meniti karir maupun menempuh pendidikan di tanah Manado, Bitung dan Gorontalo .

Baca juga:  Porprov Sulut 2025: Cabor Biliar Sangihe Sumbang 1 Perak dan 1 Perunggu

“Coba di ingat saudara saudara,ade ade kita yang saat ini sedang Kuliah,atau kerja di Manado,Bitung dan Gorontalo bagaimana nasib mereka disana,Kita semua bersaudara.lapangjan hati “demikian sebuah cuplikan video yang beredar

 

Simon Eljunai Burnama saat di hubungi media ini menyampaikan sebuah pesan damai yang tertera dalam bentuk kalimat firman Tuhan.

 

“1 Petrus 3:8-12

 

“Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati, dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya. Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.”

Baca juga:  Kodim 1302 Minahasa Hadiri Penyerahan Remisi Napi Kelas IIB Tondano

 

Dalam penyampaiannya Simon Eljunai Burnama menyebutkan”Biar pesan damai ini menjadi bagian dan warisan bagi generasi muda serta anak cucu kita di masa datang”jelas Simon

 

Sampai saat ini pesan damai terus gaungkan oleh Simon Eljunai Burnama dengan di pertemukan nya kelompok yang bertikai Sampai kondisi di lingkar tambang kembali kondusif.(Hemsi)