TOPIKSULUT.COM, SULUT- Taufik Tumbelaka, Pengamat Politik dan Pemerintahan, juga Founder LKSP (Lembaga Kajian Social dan Politik) Tumbelaka Akademic , salut pada Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito dengan pemetaan resiko konfik atau maping politic disetiap proses tahapan dalam Pemilukada. Menurutnya itu sangat luar biasa, ini membuktikan kesiapan kepolisian dalam menghadapi Pemilukada di Sulut akan berjalan aman dan damai itu, pasti tercapai .
“Dengan ketiga narasumber tampil dalam diskusi, kita ada keyakinan, dalam pemilukada aman dan damai itu pasti tercapai. Luar biasanya pak Kapolda sudah membuat ‘maping politic’,pemetaan resiko konflik pada tahapan tahapan di Pemilukada, itu pasti luar biasa, ” ujar Tumbelaka dalam kesimpulan akhir atau closing statement di diskusi publik “Mewujudkan Pemilukada yang Aman dan Damai” yang digelar Forum Wartawan DPRD (Forward) Sulut, bekerjasama dengan Lembaga Kajian Sosial dan Politik Tumbelaka Akademic, yang berjalan dengan sukses di rumah kopi Sario, Jumat (9/2/2018).
“Jadi saya sangat terkesan , pak Kapolda menyampaikan dengan teknik public speaking santai , yang paling saya rasakan kita diyakini kepolisian siap,” tambah Tumbelaka .

Sebelumnya, diawal diskusi, Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito sangat berterima kasih pada FORWARD Sulut dan Taufik Tumbelaka. Dengan adanya forum diskusi publik seperti ini, untuk mengantisipasi kerawanan-kerawanan dalam proses Pemilukada.
“Terima kasih Forward. Terima kasih pak Taufik. Diskusi seperti ini sangat penting dan bermanfaat. Mengenai persiapan pengamanan sudah sangat matang. Saya sampai geser pasukan saya ke Talaud. Karena ini sangat rawan, akan terjadi perpecahan masyarakat,” ujar Waskito dalam diskusi yang dimoderatori Ketua Forward Sulut, Jerry Palohoon ini.
Dan harapan Kapolda, Sulut ini tetap aman seperti biasa jangan sampai terpecah belah. “Karena mungkin saat Tuhan menciptakan Sulut, Tuhan dalam keadaan tersenyum,” tambahnya.
Menariknya, dikatakan, pihaknya juga telah memetakan kerawanan di setiap tahapan pemilukada.
“Saya sampai memerintahkan kapolres agar di halaman KPU, dibuatkan tenda pos polisi. Ini tujuannya untuk mengamankan, agar KPU dapat bekerja dengan baik. Bukan karena ada maksud lain,” ucap Kapolda.
Diskusi publik menampilkan pembicara Ketua Komisi 1 DPRD Sulut, Drs Ferdinand Mewengkang MM dan akademisi Unsrat Dr Ivan Kaunang, Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulut, Tonny Lasut, juga dihadiri
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo serta para jurnalis. (ely)






